Mantan juara dunia WBC Deontay Wilder hadapi Derek Chisora demi peluang lawan Oleksandr Usyk
Mantan juara dunia WBC Deontay Wilder hadapi Derek Chisora demi peluang lawan Oleksandr Usyk

Mantan juara dunia WBC Deontay Wilder hadapi Derek Chisora demi peluang lawan Oleksandr Usyk

Frankenstein45.Com – 31 Maret 2026 | Deontay Wilder, mantan juara kelas berat World Boxing Council (WBC) yang memegang sabuk pada periode 2015 hingga 2020, kembali menyiapkan langkah besar dalam kariernya. Setelah serangkaian kekalahan melawan Tyson Fury, Wilder bertekad mengembalikan peluang untuk menantang petinju Ukraina, Oleksandr Usyk, yang kini memegang gelar kelas berat WBA, WBC, IBF, dan WBO.

Untuk mewujudkan target tersebut, Wilder dijadwalkan menghadapi Derek Chisora dalam satu pertarungan yang diproyeksikan berlangsung di akhir tahun 2024. Pertarungan ini tidak hanya menjadi ujian fisik, tetapi juga menjadi kunci bagi Wilder untuk menunjukkan bahwa ia masih layak bersaing di level tertinggi.

Profil singkat kedua petinju

  • Deontay Wilder: Tinggi 2,01 m, berat badan sekitar 107 kg pada pertarungan terakhir, terkenal dengan pukulan kerasnya (knock‑out ratio 94 %).
  • Derek Chisora: Tinggi 1,93 m, berat badan sekitar 110 kg, memiliki pengalaman lebih dari 30 pertarungan profesional dan pernah menantang juara dunia pada beberapa kesempatan.

Statistik pertarungan terakhir

Petinju Rekor Hasil Terakhir
Deonty Wilder 44 K – 2 D – 1 S Kalah KO melawan Tyson Fury (2023)
Derek Chisora 31 K – 9 D – 1 S Menang KO melawan Joseph Parker (2023)

Wilder mengincar kemenangan mutlak (KO) untuk menambah kredibilitasnya di depan promotor dan pemilik gelar. Sementara Chisora, yang dikenal dengan gaya bertarung agresif dan ketahanan tinggi, berusaha memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali ke puncak kelas berat.

Jika Wilder berhasil mengalahkan Chisora, ia diperkirakan akan masuk dalam pembicaraan serius untuk mengatur pertarungan melawan Usyk pada tahun 2025. Di sisi lain, kemenangan Chisora dapat mengubah lanskap penantang utama di kelas berat, membuat promotor mempertimbangkan skenario pertarungan lain yang melibatkan petinju-petinju berprofil tinggi.

Para penggemar tinju menantikan konfrontasi ini dengan antusias, mengingat kedua petinju memiliki gaya bertarung yang kontras—Wilder dengan kekuatan pukulan satu jab, dan Chisora dengan tekanan terus‑menerus di dalam ring. Pertarungan ini diprediksi akan menjadi salah satu sorotan utama dalam kalender tinju internasional akhir tahun.