Frankenstein45.Com – 19 Juni 2026 | Korps Marinir TNI Angkatan Laut kembali melaksanakan kegiatan Latsarmil Komcad, kali ini difokuskan pada penyiapan calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP). Acara yang berlangsung selama tiga hari ini bertempat di Pusat Pelatihan Marinir di Surabaya, dihadiri oleh lebih dari seratus peserta yang berasal dari berbagai daerah.
Tujuan utama pelatihan adalah memberikan pemahaman menyeluruh tentang manajemen koperasi, pengelolaan keuangan, serta penerapan prinsip-prinsip disiplin militer dalam operasional harian. Instruktur dari Marinir sekaligus pakar koperasi menyampaikan materi melalui ceramah, simulasi, dan studi kasus.
- Manajemen Organisasi: Pengantar struktur organisasi koperasi, tugas dan wewenang masing‑masing anggota.
- Keuangan dan Akuntansi: Cara menyusun laporan keuangan, mengelola dana operasional, dan mengoptimalkan pendapatan koperasi.
- Pengembangan Usaha: Strategi pemasaran produk lokal, diversifikasi usaha, dan pemanfaatan teknologi informasi.
- Disiplin dan Etika Militer: Penerapan nilai‑nilai kedisiplinan, integritas, dan kepemimpinan yang menjadi ciri khas Marinir.
Selama sesi praktik, peserta dibagi menjadi kelompok kecil untuk merancang rencana kerja tahunan bagi KDMP dan KNMP masing‑masing. Hasil diskusi kemudian dipresentasikan di depan dewan juri yang terdiri dari perwira Marinir senior dan perwakilan Kementerian Koperasi.
Komandan Laksamana Muda (Marinir) TNI AL, Letnan Kolonel (P) Agus Prasetyo, menekankan pentingnya sinergi antara sektor militer dan ekonomi desa. “Koperasi desa merupakan ujung tombak pemberdayaan ekonomi rakyat. Dengan dukungan disiplin militer, kita dapat memastikan koperasi berjalan transparan, akuntabel, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Para peserta mengaku mendapatkan wawasan baru yang dapat langsung diterapkan di lapangan. Salah satu calon pengelola KDMP dari Kabupaten Maluku menyatakan, “Pelatihan ini tidak hanya memberikan teori, tapi juga praktik langsung yang sangat berguna bagi komunitas kami.”
Latsarmil Komcad ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan, sehingga semakin banyak desa di Indonesia yang memiliki pengelola koperasi yang profesional dan berintegritas.




