Maruarar Tekankan Pemberdayaan UMKM di Lokasi Penataan Kawasan Kumuh
Maruarar Tekankan Pemberdayaan UMKM di Lokasi Penataan Kawasan Kumuh

Maruarar Tekankan Pemberdayaan UMKM di Lokasi Penataan Kawasan Kumuh

Frankenstein45.Com – 25 April 2026 | Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara), menegaskan bahwa pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu pilar utama dalam program penataan kawasan kumuh di Indonesia.

Dalam kunjungan ke salah satu lokasi penataan, beliau menekankan bahwa revitalisasi permukiman tidak hanya melibatkan perbaikan infrastruktur fisik, melainkan juga peningkatan kapasitas ekonomi warga setempat.

Beberapa langkah strategis yang diusulkan antara lain:

  • Penyediaan pelatihan keterampilan usaha bagi penduduk lokal.
  • Pemberian akses modal mikro melalui lembaga keuangan mikro dan program subsidi.
  • Pembentukan jaringan pemasaran digital untuk mempermudah penjualan produk UMKM.
  • Pengembangan pusat usaha bersama (business incubation) di dalam kawasan yang telah direvitalisasi.

Maruarar menambahkan bahwa dukungan pemerintah tidak berhenti pada tahap perencanaan. Ia menekankan pentingnya monitoring berkelanjutan dan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta asosiasi UMKM untuk memastikan hasil yang berkelanjutan.

Target jangka pendek mencakup peningkatan pendapatan rata-rata rumah tangga di kawasan kumuh sebesar 20 % dalam dua tahun pertama, sementara target jangka panjang adalah menciptakan ekosistem usaha yang mandiri dan dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan, program penataan kawasan kumuh diharapkan tidak hanya mengurangi tingkat kemiskinan, tetapi juga memberdayakan wirausahawan lokal untuk menjadi motor penggerak perubahan.