Frankenstein45.Com – 17 Mei 2026 | Peternak sapi asal Jati Wonokromo, Bantul, Sarjono (51) mengungkapkan kegembiraannya setelah sapi klangenannya, bernama Mbah Iran, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada tahun ini. Menurut Sarjono, proses pemilihan dimulai ketika tim khusus yang ditunjuk pemerintah mengunjungi peternakan di Bantul untuk mencari hewan kurban yang memenuhi standar kesehatan dan kualitas.
Berikut rangkaian peristiwa yang terjadi:
- April 2026: Tim kurban melakukan survei ke beberapa peternakan di Yogyakarta, termasuk peternakan Sarjono.
- Mei 2026: Mbah Iran lolos seleksi awal setelah melewati pemeriksaan medis dan penilaian fisik.
- Juni 2026: Sapi tersebut resmi ditetapkan sebagai hewan kurban Presiden setelah mendapat persetujuan dari Badan Penyelenggara Haji dan Umrah.
- Juli 2026: Upacara pemotongan kurban dilaksanakan di Istana Kepresidenan, dengan Mbah Iran menjadi salah satu dari sekian ratus hewan yang dipersembahkan.
Sarjono menjelaskan bahwa Mbah Iran merupakan sapi berumur 5 tahun, berwarna coklat kehitaman dengan tanduk yang kuat. Selama dipelihara, sapi tersebut selalu mendapat perawatan intensif, termasuk pemberian pakan berkualitas tinggi dan pemeriksaan rutin oleh dokter hewan.
“Saya sangat bersyukur karena Mbah Iran dapat mengabdi untuk negara. Ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tapi juga menginspirasi peternak lain untuk meningkatkan standar peternakan mereka,” ujar Sarjono dengan mata berkaca-kaca.
Presiden Prabowo Subianto kemudian menuturkan bahwa pemilihan hewan kurban tahun ini difokuskan pada kualitas dan kesejahteraan hewan, serta mengedepankan transparansi dalam prosesnya. Ia berharap publik dapat melihat contoh positif dalam pelaksanaan ibadah kurban yang sesuai syariat dan etika.
Keputusan ini juga memicu perbincangan luas di media sosial, dengan banyak netizen memberikan dukungan kepada Sarjono dan memuji upaya pemerintah dalam memperbaiki standar kurban.







