Frankenstein45.Com – 23 Juni 2026 | Kementerian Perdagangan (Mendag) kembali menegaskan pentingnya waralaba sebagai salah satu model bisnis yang terbukti efektif dalam menciptakan peluang wirausaha baru di Indonesia. Upaya ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta meningkatkan kontribusi sektor swasta terhadap perekonomian.
Berikut ini beberapa langkah konkret yang telah direncanakan oleh Kementerian Perdagangan untuk mendukung pertumbuhan waralaba di tanah air:
- Menyediakan paket pelatihan intensif bagi calon franchisee, mencakup aspek legal, manajemen operasional, dan pemasaran.
- Memberikan insentif fiskal berupa pengurangan pajak bagi pelaku usaha yang mengadopsi model waralaba selama tiga tahun pertama.
- Mengembangkan portal data terpadu yang memuat informasi lengkap tentang merek waralaba terdaftar, persyaratan, serta performa keuangan.
- Berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mempermudah perizinan dan penyediaan lahan usaha bagi jaringan waralaba baru.
- Menjalin kemitraan dengan lembaga keuangan untuk menawarkan pembiayaan dengan bunga kompetitif bagi pelaku waralaba.
Target jangka menengah yang disampaikan Mendag adalah peningkatan jumlah franchisee terdaftar sebesar 30 % dalam lima tahun ke depan, serta tercapainya pertumbuhan omzet sektor waralaba sebesar 15 % per tahun. Pencapaian ini diharapkan dapat menurunkan tingkat pengangguran, khususnya di kalangan muda, serta memperluas basis konsumen domestik melalui standar layanan yang konsisten.
Dalam rangka memperkuat sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, Kementerian Perdagangan juga akan menggelar forum tahunan yang mengundang perwakilan pemilik merek, calon franchisee, akademisi, dan lembaga keuangan. Forum ini bertujuan untuk meninjau kebijakan yang ada, mengidentifikasi hambatan, serta merumuskan solusi inovatif demi mempercepat adopsi model waralaba di seluruh wilayah Indonesia.




