Frankenstein45.Com – 05 Juni 2026 | Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan bahwa Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memegang peranan krusial dalam menjaga soliditas antar pemimpin daerah. Menurutnya, konsistensi dan kebersamaan di antara kepala daerah, aparat keamanan, serta unsur masyarakat menjadi fondasi utama bagi stabilitas politik dan keamanan, yang pada gilirannya mendukung proses pembangunan di tingkat lokal.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta, Tito Karnavian menyampaikan bahwa Forkopimda bukan sekadar wadah diskusi rutin, melainkan mekanisme strategis yang harus mampu merespons dinamika sosial‑ekonomi, potensi konflik, serta tantangan keamanan secara cepat dan terpadu.
Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain:
- Koordinasi lintas sektor: Penguatan sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan lembaga kemasyarakatan.
- Penanganan isu-isu sensitif: Penyelesaian perselisihan politik atau sosial secara damai sebelum berkembang menjadi konflik terbuka.
- Monitoring pembangunan: Evaluasi pelaksanaan program pembangunan daerah untuk memastikan manfaat sampai kepada masyarakat.
- Peningkatan kapasitas aparat: Pelatihan dan pembekalan bagi pejabat daerah dalam mengelola krisis dan menjaga keamanan.
Tito juga menambahkan bahwa setiap wilayah harus memiliki rencana aksi khusus yang disepakati dalam forum Forkopimda, sehingga respons terhadap situasi darurat dapat dilakukan secara terkoordinasi tanpa penundaan.
Ia menutup pernyataannya dengan harapan bahwa para pimpinan daerah akan terus menjunjung tinggi semangat persatuan, mengedepankan kepentingan bersama, serta menolak segala bentuk politisasi yang dapat mengganggu kedamaian dan kemajuan daerah.




