Frankenstein45.Com – 03 Juni 2026 | JAKARTA, REPUBLIKA.CO.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara resmi menyerahkan Satyalancana Wira Karya Bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan, dan Pembangunan Kelautan serta Perikanan kepada enam orang yang berkontribusi signifikan pada sektor tersebut. Upacara penghargaan berlangsung di Balai Rakyat, Jakarta Pusat, pada Senin (12/04/2024) dan dihadiri oleh perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta pejabat daerah terkait.
Satyalancana Wira Karya merupakan tanda kehormatan yang diberikan kepada individu atau kelompok yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam meningkatkan kinerja pemerintahan, khususnya dalam pengelolaan sumber daya laut dan perikanan. Penghargaan tahun ini menyoroti upaya inovatif, keberlanjutan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Berikut adalah daftar enam penerima beserta kontribusi utama mereka:
- Dr. Ahmad Fauzi – Kepala Pusat Penelitian Kelautan, yang memimpin program konservasi terumbu karang di wilayah Sulawesi Selatan.
- Ir. Siti Nurhaliza – Direktur Pengembangan Industri Perikanan, berperan dalam penerapan teknologi budidaya ikan air tawar yang meningkatkan produktivitas petani ikan di Jawa Barat.
- Komandan Kapal Patroli Laut (KPL) 45 – Tim operasi yang berhasil menurunkan kasus illegal fishing di perairan Natuna selama tiga tahun berturut‑turut.
- Dr. Budi Santoso – Pakar kebijakan publik, penulis pedoman integrasi data maritim yang mempermudah koordinasi antar‑lembaga.
- Hj. Rina Marlina – Ketua Koperasi Nelayan, yang menggerakkan program pemberdayaan ekonomi nelayan melalui pemasaran hasil tangkap secara langsung ke pasar domestik.
- Maj. Agus Prasetyo – Koordinator Program Pendidikan Kelautan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang mengembangkan kurikulum berbasis praktik lapangan untuk generasi muda.
Menteri Tito Karnavian menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta pemangku kepentingan non‑pemerintah dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan. “Penghargaan ini bukan hanya pengakuan atas prestasi individu, tetapi juga dorongan bagi seluruh aparatur negara untuk terus berinovasi dalam melindungi dan mengoptimalkan potensi kelautan Indonesia,” ujarnya dalam sambutan singkat.
Upacara diakhiri dengan pembacaan Doa Bersama dan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk memperkuat kerja sama dalam program-program strategis hingga tahun 2025.




