Frankenstein45.Com – 27 Juni 2026 | Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pembangunan peron kedua di Stasiun Jakarta‑Indonesia (JIS) akan diselesaikan dalam jangka waktu satu tahun sejak dimulainya proyek. Penambahan peron ini direncanakan untuk mengatasi kepadatan penumpang yang terus meningkat, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.
Proyek tersebut merupakan bagian dari program revitalisasi jaringan kereta api di wilayah Jabodetabek, dengan total anggaran yang dialokasikan sekitar Rp 150 miliar. Dana tersebut mencakup pekerjaan konstruksi struktural, instalasi sistem informasi penumpang, serta penyesuaian fasilitas aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
Berikut beberapa poin penting terkait proyek:
- Jadwal pelaksanaan: Pekerjaan konstruksi dimulai pada kuartal pertama 2024 dan diperkirakan selesai pada akhir 2025.
- Manfaat bagi penumpang: Penambahan peron akan meningkatkan kapasitas stasiun hingga 30% sehingga menurunkan waktu tunggu kereta.
- Fasilitas baru: Peron kedua akan dilengkapi dengan papan informasi digital, penanda jalur, dan trotoar anti‑selip.
- Koordinasi lintas sektor: Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk memastikan integrasi dengan jaringan transportasi lain.
Menhub menambahkan bahwa selama proses pembangunan, layanan kereta api akan tetap beroperasi dengan penyesuaian jadwal sementara untuk meminimalkan gangguan. Pengguna diimbau untuk memperhatikan pengumuman resmi di stasiun terkait perubahan jadwal atau penutupan sementara area tertentu.
Jika target selesai tepat waktu, Stasiun JIS diharapkan menjadi salah satu titik hub utama yang mampu menampung volume penumpang lebih besar, mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi kemacetan dan meningkatkan penggunaan transportasi publik.




