Frankenstein45.Com – 08 April 2026 | Bapak Feri Jaenudin, seorang marbot masjid di Jakarta, baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah terpilih sebagai pemenang program UMRAH Untuk Sahabat yang diselenggarakan oleh Adira Finance. Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah untuk menunaikan ibadah umrah tanpa beban finansial yang berat.
Feri, yang selama ini dikenal sebagai penjaga kebersihan dan pengelola kebutuhan rutin masjid, mengaku sangat terharu ketika menerima kabar kemenangan. “Saya merasa ini adalah anugerah dan doa yang terjawab. Saya berharap dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk serta membawa berkah bagi jamaah masjid,” ujar Feri dalam wawancara singkat.
Berikut rangkaian proses yang dilalui Feri hingga keberangkatan umrah:
- Pendaftaran melalui aplikasi resmi Adira Finance, melengkapi data pribadi dan surat rekomendasi dari pihak masjid.
- Seleksi awal yang menilai kebutuhan finansial, niat ibadah, dan rekomendasi kepemimpinan masjid.
- Pengumuman pemenang melalui situs resmi dan media sosial Adira Finance.
- Persiapan dokumen perjalanan, termasuk paspor, visa, dan vaksinasi yang diperlukan.
- Pelatihan singkat tentang tata cara ibadah umrah serta etika perjalanan.
- Keberangkatan bersama rombongan yang terdiri dari 15 jamaah lainnya, dipandu oleh pembimbing haji dan umrah berpengalaman.
Selama berada di Tanah Suci, Feri melaporkan pengalaman spiritual yang mendalam. Ia menyempatkan diri untuk berdoa di Masjid Al‑Haramain serta mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang menjadi saksi perjuangan para nabi. “Setiap langkah di sana terasa seperti menjemput keajaiban. Doa yang dipanjatkan di sela-sela shalat terasa lebih khusyuk,” katanya.
Adira Finance menegaskan komitmen mereka dalam memberdayakan masyarakat melalui program keuangan berbasis syariah. “Kami ingin membantu mewujudkan impian ibadah umat tanpa harus menanggung beban hutang yang menumpuk. Program ini adalah wujud nyata dari tanggung jawab sosial perusahaan,” ujar perwakilan Adira Finance.
Kisah Feri Jaenudin menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama para relawan masjid yang seringkali bekerja di balik layar tanpa sorotan. Keberhasilannya menunjukkan bahwa kesempatan dapat datang di mana saja, asalkan niat dan doa tetap terjaga.




