Menkeu Purbaya: Pemerintah Masuk “Survival Mode”, Tak Ada Ruang Main-Main
Menkeu Purbaya: Pemerintah Masuk “Survival Mode”, Tak Ada Ruang Main-Main

Menkeu Purbaya: Pemerintah Masuk “Survival Mode”, Tak Ada Ruang Main-Main

Frankenstein45.Com – 25 April 2026 | Finance Minister Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa Indonesia kini berada dalam apa yang beliau sebut \”survival mode\”, di mana setiap kebijakan dan program pemerintah harus dijalankan dengan keseriusan dan ketelitian maksimum. Kondisi ini dipicu oleh tekanan fiskal yang meningkat, penurunan pendapatan pajak, serta kebutuhan untuk menutupi defisit anggaran yang terus melebar.

Dalam rapat internal kementerian, menkeu menekankan tiga prioritas utama: meningkatkan penerimaan pajak, mengefisiensikan belanja publik, dan memperkuat koordinasi dengan lembaga keuangan internasional. Untuk mencapai target penerimaan, pemerintah berencana memperluas basis pajak, menindak tegas praktik penghindaran pajak, dan mengoptimalkan pemungutan pajak digital.

  • Peningkatan penerimaan: Penyesuaian tarif pajak konsumsi, pengenalan pajak digital, serta audit intensif pada sektor korporasi.
  • Efisienisasi belanja: Penggunaan e‑procurement, peninjauan ulang program subsidi, dan pemotongan belanja tidak esensial.
  • Koordinasi lintas kementerian: Pembentukan tim khusus yang melaporkan progres mingguan kepada Bappenas.

Menkeu juga mengingatkan bahwa tidak ada ruang untuk \”main‑main\” dalam pengelolaan keuangan negara. Setiap proyek harus memiliki analisis biaya‑manfaat yang jelas, serta mekanisme pengawasan yang transparan. Kegagalan memenuhi target dapat berakibat pada penurunan peringkat sovereign rating dan menurunnya kepercayaan investor.

Para analis ekonomi menilai langkah ini sebagai respons realistis terhadap situasi global yang tidak menentu, termasuk fluktuasi harga komoditas dan ketegangan geopolitik. Mereka mengharapkan bahwa kebijakan ketat ini akan menstabilkan neraca fiskal dan memberikan ruang bagi pemulihan ekonomi jangka menengah.