Menkeu Purbaya Sebut World Bank Minta Maaf Usai Pangkas Proyeksi RI ke 4,7 Persen
Menkeu Purbaya Sebut World Bank Minta Maaf Usai Pangkas Proyeksi RI ke 4,7 Persen

Menkeu Purbaya Sebut World Bank Minta Maaf Usai Pangkas Proyeksi RI ke 4,7 Persen

Frankenstein45.Com – 22 April 2026 | Menteri Keuangan Budi Purbaya menanggapi penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dikeluarkan oleh World Bank menjadi 4,7 persen. Ia menyampaikan bahwa lembaga keuangan internasional tersebut telah mengirimkan permohonan maaf secara resmi setelah revisi angka tersebut memicu kekhawatiran di kalangan pelaku usaha dan investor.

  • Lambatnya pemulihan permintaan global, khususnya di sektor manufaktur dan ekspor komoditas.
  • Kenaikan suku bunga di negara maju yang meningkatkan biaya pembiayaan bagi Indonesia.
  • Penurunan harga komoditas utama seperti minyak dan batu bara.
  • Tekanan inflasi domestik yang masih berada di atas target, memaksa Bank Indonesia mempertahankan kebijakan moneter yang lebih ketat.

Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan melanjutkan agenda reformasi struktural. Ia menambahkan bahwa kementerian keuangan akan melakukan koordinasi lebih intensif dengan World Bank serta lembaga keuangan internasional lainnya untuk memastikan bahwa proyeksi ke depan mencerminkan realitas ekonomi yang akurat.

Berikut perbandingan singkat antara proyeksi sebelumnya dan yang telah direvisi:

Tahun Proyeksi Awal (%) Proyeksi Revisi (%)
2024 5,3 4,7

Menteri menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa kebijakan fiskal akan tetap bersifat akomodatif, dengan fokus pada peningkatan investasi, penguatan sektor industri, dan perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Ia berharap bahwa dialog konstruktif dengan World Bank dapat memperbaiki persepsi pasar dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.