Frankenstein45.Com – 04 April 2026 | JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menekankan pentingnya sikap profesional dan integritas bagi para calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dalam sebuah acara yang diselenggarakan di Jakarta, Menko Muhaimin mengingatkan bahwa perilaku PMI di luar negeri mencerminkan citra bangsa Indonesia.
Berikut poin-poin utama yang disampaikan Menko Muhaimin:
- Profesionalisme: PMI harus mematuhi standar kerja, menghormati peraturan negara tujuan, serta menjaga kualitas layanan yang diberikan.
- Integritas: Hindari praktik korupsi, suap, atau penyalahgunaan wewenang baik di dalam maupun di luar negeri.
- Jaga nama baik Indonesia: Setiap tindakan yang mencoreng nama baik negara akan berdampak pada peluang kerja di masa depan.
Menko Muhaimin juga mengingatkan agar calon PMI selalu memverifikasi legalitas agen rekrutmen, menghindari tawaran kerja yang tidak jelas, serta melaporkan segala bentuk penipuan kepada pihak berwenang. Ia menambahkan bahwa pemerintah akan memperkuat pengawasan terhadap biro jasa penempatan tenaga kerja luar negeri melalui regulasi yang lebih ketat.
Selain itu, Menteri menekankan peran pemerintah dalam meningkatkan kompetensi PMI melalui pelatihan bahasa, keterampilan teknis, dan pengetahuan budaya negara tujuan. Program pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia serta meminimalisir risiko konflik di tempat kerja.
Dengan menegakkan profesionalitas dan integritas, Menko Muhaimin berharap PMI dapat menjadi duta-duta positif bagi Indonesia, sekaligus meningkatkan kesejahteraan pribadi melalui pekerjaan yang layak dan aman.




