Menkop Ferry Juliantono: Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Bukti Pemerintah Bangun Ekonomi Rakyat

Frankenstein45.Com – 16 Mei 2026 | Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin, Menkop menyoroti bahwa KDKMP dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi di tingkat desa dan kelurahan melalui pembentukan koperasi yang dikelola secara partisipatif. Program ini mencakup pendirian koperasi baru, pendampingan teknis, serta alokasi dana khusus untuk memperkuat modal usaha.

Berikut poin-poin utama yang disampaikan Menkop:

  • KDKMP menargetkan lebih dari 10.000 koperasi desa/kelurahan selama tiga tahun ke depan.
  • Setiap koperasi akan menerima bantuan modal awal sebesar Rp 50 juta, yang dapat dipergunakan untuk investasi produksi, pemasaran, atau pengembangan usaha.
  • Pemerintah menyediakan pelatihan manajemen keuangan, pemasaran digital, dan pengelolaan risiko bagi anggota koperasi.

Data resmi Kementerian Koperasi menunjukkan bahwa pada akhir 2023, sebanyak 7.842 koperasi desa/kelurahan telah beroperasi, dengan total aset mencapai Rp 12,3 triliun. Dengan peluncuran KDKMP, target peningkatan aset diproyeksikan naik menjadi Rp 18 triliun pada akhir 2026.

Ferry Juliantono menambahkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dan sinergi antar‑lembaga, termasuk Dinas Koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta lembaga keuangan mikro.

Analisis pengamat ekonomi menyatakan bahwa KDKMP dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di wilayah pedesaan yang masih bergantung pada sektor pertanian tradisional. Dengan akses ke modal dan pengetahuan bisnis modern, koperasi diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan per kapita.