Frankenstein45.Com – 29 Mei 2026 | Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyatakan harapannya agar Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) menjadi platform utama dalam memperluas kerja sama sektor pariwisata di seluruh Indonesia. Menpar menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan destinasi wisata untuk meningkatkan daya saing serta menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dalam pernyataannya, Widiyanti menyoroti beberapa langkah strategis yang ingin diintegrasikan dalam edisi BBTF mendatang, antara lain:
- Mengadakan forum bisnis yang mempertemukan investor, agen perjalanan, dan otoritas daerah.
- Mengembangkan paket wisata tematik yang menonjolkan keunikan budaya dan alam tiap provinsi.
- Mengoptimalkan penggunaan teknologi digital untuk promosi dan pemesanan tiket secara real‑time.
- Menjalin program pelatihan bagi UMKM di sektor pariwisata agar mampu bersaing di pasar global.
Menpar juga menekankan perlunya dukungan regulasi yang mempermudah proses perizinan serta insentif fiskal bagi pelaku usaha yang berinovasi dalam produk wisata berkelanjutan. Ia berharap BBTF tidak hanya menjadi ajang pameran semata, melainkan menjadi motor penggerak kolaborasi lintas sektor yang menghasilkan nilai ekonomi signifikan bagi negara.
Selain itu, Widiyanti menambahkan bahwa BBTF dapat berperan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat luas mengenai pentingnya pariwisata bertanggung jawab, termasuk pelestarian lingkungan dan pelestarian warisan budaya. Dengan pendekatan ini, diharapkan citra Indonesia sebagai destinasi wisata yang ramah dan berkelanjutan akan semakin kuat.
Dengan target peningkatan kunjungan wisatawan hingga 15 % pada tahun depan, Menpar mengajak semua pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dalam BBTF demi tercapainya visi “Indonesia Pariwisata Hebat”.




