Frankenstein45.Com – 08 Juni 2026 | Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengkritik 300 perusahaan kelapa sawit yang belum menaikkan harga Tandan Buah Segar (TBS) meskipun pasar mengalami tekanan. Menteri menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap perusahaan‑perusahaan tersebut untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan harga nasional.
Langkah ini diambil untuk melindungi kesejahteraan petani kecil yang menjadi tulang punggung produksi minyak kelapa sawit di Indonesia. Pemerintah menargetkan stabilisasi harga sawit agar tidak menimbulkan kerugian bagi petani serta menjaga pasokan domestik.
- 300 perusahaan dipantau karena belum menyesuaikan harga TBS.
- Pemeriksaan mencakup audit harga, transparansi transaksi, dan kepatuhan kontrak.
- Jika ditemukan pelanggaran, perusahaan dapat dikenai sanksi administratif atau denda.
Selain itu, Kementerian Pertanian berjanji akan meningkatkan koordinasi dengan Asosiasi Minyak Kelapa Sawit (GAPKI) dan lembaga terkait lainnya untuk menciptakan mekanisme harga yang adil dan berkelanjutan.
Para petani berharap langkah ini dapat mengembalikan kepercayaan mereka terhadap pasar dan mengurangi beban biaya produksi yang semakin tinggi.




