Frankenstein45.Com – 08 April 2026 | Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai bahwa aktivitas petani kelapa sawit di Indonesia mengalami peningkatan signifikan pada awal tahun 2024. Ia menyoroti bahwa lonjakan ini sejalan dengan kebutuhan crude palm oil (CPO) untuk mendukung program B50, kebijakan pemerintah yang menargetkan penggunaan bahan bakar nabati sebesar 50%.
- Kenaikan harga CPO internasional yang mencapai US$ 950 per ton pada bulan Maret 2024.
- Penguatan jaringan logistik dan peningkatan kapasitas pabrik pengolahan.
- Program subsidi pupuk dan bibit yang diberikan pemerintah sejak akhir 2023.
Program B50 sendiri menargetkan agar 50% energi nasional bersumber dari bahan bakar nabati, termasuk CPO. Oleh karena itu, permintaan domestik diproyeksikan meningkat tajam, memberikan dorongan tambahan bagi petani sawit untuk memperluas lahan tanam dan meningkatkan produktivitas.
Menteri Andi Amran menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau pasar dan menyediakan dukungan kebijakan, termasuk pembiayaan murah serta pelatihan teknik budidaya modern, guna memastikan keberlanjutan produksi sawit tanpa mengorbankan lingkungan.




