Frankenstein45.Com – 07 April 2026 | Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 tingkat pengelolaan sampah di Indonesia mencapai 26 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Pengelolaan sampah yang dimaksud mencakup proses pengumpulan, pemilahan, daur ulang, serta pembuangan akhir yang memenuhi standar lingkungan. Angka ini menandakan adanya kemajuan dalam implementasi kebijakan nasional yang bertujuan meningkatkan pengelolaan limbah.
Data perbandingan tahun 2024‑2025
| Tahun | Tingkat Pengelolaan Sampah (%) |
|---|---|
| 2024 | 24 |
| 2025 | 26 |
- Peningkatan fasilitas pemilahan sampah di kota‑kota besar.
- Program edukasi masyarakat tentang pentingnya daur ulang.
- Kebijakan insentif bagi perusahaan yang mengimplementasikan teknologi ramah lingkungan.
Namun, Nurofiq menekankan bahwa tantangan masih besar. Target pemerintah adalah mencapai 70 persen pengelolaan sampah yang berkelanjutan pada tahun 2030. Untuk mencapainya, diperlukan kolaborasi lintas sektor, peningkatan investasi infrastruktur, serta penegakan regulasi yang lebih ketat.
Ia juga mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku industri, hingga warga, untuk berperan aktif dalam mengurangi volume sampah organik dan non‑organik yang masuk ke tempat pembuangan akhir.




