Menteri Pertanian dan Wakil Direktur Bulog Cek Pasokan Beras di Makassar Mengantisipasi El Nino
Menteri Pertanian dan Wakil Direktur Bulog Cek Pasokan Beras di Makassar Mengantisipasi El Nino

Menteri Pertanian dan Wakil Direktur Bulog Cek Pasokan Beras di Makassar Mengantisipasi El Nino

Frankenstein45.Com – 05 April 2026 | JAKARTA, ANTARA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, melakukan inspeksi lapangan ke pelabuhan dan gudang beras di Makassar pada Senin (5/4/2026). Kunjungan ini bertujuan menilai kesiapan pasokan beras di wilayah Sulawesi Selatan menjelang musim kering ekstrem yang diperkirakan terjadi akibat fenomena El Nino.

Dalam rapat singkat dengan pejabat Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Selatan, tim menekankan pentingnya menjaga stabilitas stok beras, terutama di daerah pedesaan yang rawan kekurangan pangan. Mereka meninjau kondisi gudang Bulog, memeriksa volume beras yang tersedia, serta menilai kelancaran distribusi ke pasar tradisional dan jaringan ritel.

Berikut poin utama yang dibahas:

  • Ketersediaan stok: Saat inspeksi terdeteksi bahwa stok beras di gudang utama Makassar mencapai 70.000 ton, mencukupi kebutuhan konsumsi lokal selama tiga bulan ke depan.
  • Distribusi logistik: Tim meninjau rute pengiriman menggunakan truk dan kapal kecil untuk memastikan distribusi tepat waktu, terutama ke daerah terpencil.
  • Antisipasi El Nino: Mengingat prediksi curah hujan menurun hingga 30% pada musim kemarau, pemerintah menyiapkan kebijakan subsidi harga beras dan penambahan stok darurat.

Menteri Andi Amran menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau situasi cuaca serta melakukan penyesuaian kebijakan bila diperlukan. “Kita tidak boleh menunggu sampai krisis terjadi. Langkah preventif ini penting untuk menjamin ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Wadirut Bulog, Marga Taufiq, menambahkan bahwa koordinasi dengan pemerintah provinsi dan aparat keamanan akan dipertahankan untuk menghindari penimbunan atau praktik spekulasi harga. Ia juga menyoroti rencana peningkatan kapasitas penyimpanan di beberapa titik strategis di Sulawesi.

Selain inspeksi, tim juga mengadakan pertemuan dengan perwakilan petani, pedagang, dan konsumen untuk mendengar aspirasi mereka terkait harga beras dan kualitas produk. Hasil pertemuan tersebut akan dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan penyesuaian harga dan subsidi di masa mendatang.