Frankenstein45.Com – 07 April 2026 | Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa cadangan beras nasional telah mencapai 4,6 juta ton, yang dinilai cukup untuk menjamin keamanan pangan Indonesia.
Penilaian ini muncul di tengah kekhawatiran atas gejolak geopolitik global yang dapat mengganggu rantai pasok pangan serta potensi kekeringan yang dipicu fenomena El Nino. Kedua faktor tersebut berpotensi menekan impor beras dan meningkatkan tekanan pada harga domestik.
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Stok beras nasional | 4,6 juta ton |
| Konsumsi beras tahunan | ≈ 40 juta ton |
| Cadangan strategis | ≈ 11,5% dari konsumsi |
Untuk menjaga stabilitas pasokan, pemerintah meluncurkan serangkaian langkah, antara lain:
- Peningkatan produksi beras melalui program intensifikasi dan teknologi pertanian modern.
- Peningkatan cadangan strategis di gudang-gudang negara.
- Pengawasan ketat terhadap impor beras, termasuk diversifikasi sumber pemasok.
- Penerapan kebijakan harga stabil untuk melindungi petani dan konsumen.
Dengan stok yang berada pada level aman, Kementerian Pertanian optimis dapat mengantisipasi fluktuasi harga dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, meskipun terjadi gejolak geopolitik atau kondisi iklim yang tidak menentu.




