Frankenstein45.Com – 24 Juni 2026 | Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) mengungkap bahwa sebanyak 13 dari 21 Instruksi Presiden (Inpres) yang dikeluarkan antara Januari 2025 hingga April 2026 menunjukkan masalah akuntabilitas. Temuan ini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan efektivitas pelaksanaan kebijakan eksekutif.
Berikut adalah rangkuman temuan MTI, termasuk jenis masalah yang diidentifikasi, contoh Inpres yang terpengaruh, serta rekomendasi perbaikan.
Jenis Masalah Akuntabilitas
- Kurangnya Penetapan Indikator Kinerja: Beberapa Inpres tidak menyertakan indikator yang jelas untuk mengukur pencapaian.
- Absennya Mekanisme Pelaporan: Tidak ada prosedur resmi bagi lembaga pelaksana untuk melaporkan progres.
- Ketidaksesuaian Anggaran: Alokasi dana tidak dihubungkan secara eksplisit dengan tujuan Inpres.
- Pengawasan Internal yang Lemah: Mekanisme audit internal tidak diatur secara rinci.
Daftar Inpres dengan Masalah Akuntabilitas
| No. | Nomor Inpres | Bidang | Masalah Utama |
|---|---|---|---|
| 1 | Inpres 01/2025 | Pendidikan | Indikator kinerja tidak jelas |
| 2 | Inpres 04/2025 | Kesehatan | Tanpa mekanisme pelaporan |
| 3 | Inpres 07/2025 | Infrastruktur | Anggaran tidak terikat pada output |
| 4 | Inpres 09/2025 | Ekonomi | Pengawasan internal lemah |
| 5 | Inpres 12/2025 | Lingkungan | Indikator kinerja tidak jelas |
| 6 | Inpres 02/2026 | Keamanan | Tanpa mekanisme pelaporan |
| 7 | Inpres 05/2026 | Transportasi | Anggaran tidak terikat pada output |
| 8 | Inpres 08/2026 | Energi | Pengawasan internal lemah |
| 9 | Inpres 10/2026 | Pariwisata | Indikator kinerja tidak jelas |
| 10 | Inpres 13/2026 | Perhubungan | Tanpa mekanisme pelaporan |
| 11 | Inpres 15/2026 | Teknologi | Anggaran tidak terikat pada output |
| 12 | Inpres 17/2026 | Sosial | Pengawasan internal lemah |
| 13 | Inpres 20/2026 | Pertanian | Indikator kinerja tidak jelas |
MTI menekankan bahwa temuan ini bukan sekadar statistik, melainkan sinyal bahwa proses perencanaan dan pelaksanaan Inpres masih memerlukan perbaikan struktural.
Rekomendasi MTI
- Menetapkan indikator kinerja yang terukur dan dapat diverifikasi untuk setiap Inpres.
- Mengintegrasikan mekanisme pelaporan berkala ke dalam peraturan pelaksana.
- Mengaitkan alokasi anggaran secara langsung dengan output dan outcome yang diharapkan.
- Memperkuat audit internal dan eksternal melalui standar yang lebih ketat.
- Mengembangkan platform transparansi daring yang memungkinkan publik mengakses data pelaksanaan Inpres secara real‑time.
Dengan mengimplementasikan rekomendasi tersebut, diharapkan Inpres dapat menjadi instrumen kebijakan yang lebih akuntabel, responsif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.




