Frankenstein45.Com – 28 April 2026 | Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, kembali menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Abdi Waluyo setelah mengalami komplikasi kesehatan yang belum dijelaskan secara rinci. Keputusan tersebut diambil setelah dokter menyatakan kondisi Nadiem memerlukan observasi ketat dan penanganan medis lanjutan.
Sementara itu, sidang yang menelusuri dugaan korupsi pengadaan Chromebook untuk program pendidikan nasional tetap dilangsungkan tanpa kehadiran sang menteri. Sidang yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPR RI tersebut meninjau dokumen, kontrak, serta alur pengadaan yang diduga melanggar prosedur.
- 15 Juni 2024: Nadiem masuk rumah sakit dengan keluhan demam tinggi.
- 17 Juni 2024: Dokter memutuskan perawatan intensif setelah hasil tes menunjukkan komplikasi.
- 18 Juni 2024: Sidang dugaan korupsi Chromebook dimulai; Nadiem tidak hadir.
- 19 Juni 2024: Nadiem tetap dirawat di RS Abdi Waluyo, sementara tim hukum terus memberikan keterangan.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses penyidikan tetap berjalan dan semua saksi serta terdakwa akan dipanggil secara berkala. Sementara itu, Kementerian Pendidikan menyatakan bahwa program distribusi Chromebook tidak akan terpengaruh oleh proses hukum yang sedang berlangsung.
Para pengamat politik menilai bahwa ketidakhadiran Nadiem di persidangan dapat memicu spekulasi mengenai keterkaitannya dengan kasus tersebut, namun belum ada bukti yang mengaitkan secara langsung. Mereka menambahkan bahwa fokus utama pemerintah saat ini tetap pada upaya mempercepat digitalisasi pendidikan.
Dengan kondisi kesehatan yang masih memerlukan perawatan intensif, Nadiem Makarim diharapkan dapat kembali melaksanakan tugasnya setelah dinyatakan pulih secara medis.




