Nadiem Makarim Tegaskan Pembentukan Tim Shadow di Kemendikbudristek untuk Digitalisasi Pembelajaran
Nadiem Makarim Tegaskan Pembentukan Tim Shadow di Kemendikbudristek untuk Digitalisasi Pembelajaran

Nadiem Makarim Tegaskan Pembentukan Tim Shadow di Kemendikbudristek untuk Digitalisasi Pembelajaran

Frankenstein45.Com – 11 Mei 2026 | Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nadiem Makarim, menegaskan bahwa pembentukan Tim Shadow di lingkungan kementerian telah mendapat persetujuan langsung dari Presiden Joko Widodo. Tim ini dibentuk khusus untuk mempercepat proses digitalisasi sistem pembelajaran di seluruh Indonesia.

Berikut beberapa fokus utama Tim Shadow:

  • Pengembangan Platform Pembelajaran: Membuat dan menguji sistem manajemen belajar (LMS) yang terintegrasi dengan data siswa, guru, dan orang tua.
  • Infrastruktur Teknologi: Menilai kesiapan jaringan internet dan perangkat keras di sekolah-sekolah, serta merumuskan strategi pengadaan perangkat yang berkelanjutan.
  • Pelatihan Guru: Menyusun modul pelatihan digital untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menggunakan teknologi kelas.
  • Konten Edukasi: Menghasilkan materi belajar yang interaktif, berbasis kurikulum nasional, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan lokal.
  • Evaluasi dan Skalabilitas: Mengumpulkan data hasil uji coba, menganalisis efektivitas, dan menyusun rekomendasi untuk implementasi nasional.

Tim ini akan bekerja secara lintas sektoral, melibatkan pihak kementerian, institusi riset, serta perusahaan teknologi pendidikan. Nadiem menambahkan bahwa dukungan penuh Presiden menjadi landasan kuat bagi percepatan transformasi digital di sektor pendidikan, dengan target jangka pendek menciptakan lingkungan belajar yang lebih fleksibel dan jangka panjang meningkatkan kualitas hasil belajar siswa Indonesia.

Dengan pembentukan Tim Shadow, Kemendikbudristek berharap dapat menghadirkan solusi inovatif yang responsif terhadap tantangan era digital, sekaligus memastikan bahwa setiap anak bangsa memiliki akses yang setara terhadap pendidikan berkualitas.