Frankenstein45.Com – 24 April 2026 | Dalam sebuah sidang komisi pendidikan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menanggapi kesaksian seorang guru dari Papua yang mengklaim bahwa perangkat Chromebook tetap dapat berfungsi meski jaringan internet terbatas atau tidak ada sama sekali. Pernyataan tersebut menimbulkan perhatian luas karena menyentuh isu akses digital di daerah terpencil.
Kesaksian Guru dari Papua
Guru yang bersangkutan menjelaskan bahwa selama proses pembelajaran di daerahnya, koneksi internet sering kali tidak stabil. Ia mengandalkan Chromebook yang sudah terpasang aplikasi Google Workspace dalam mode offline. Menurutnya, dokumen, presentasi, dan tugas dapat dikerjakan tanpa harus terhubung ke internet, kemudian otomatis tersinkronisasi saat koneksi tersedia kembali.
Fitur Offline Chromebook
Chromebook dilengkapi dengan kemampuan offline yang memungkinkan:
- Mengakses Google Docs, Sheets, dan Slides secara lokal.
- Menyimpan file di Google Drive yang akan terupdate otomatis begitu koneksi pulih.
- Menjalankan aplikasi Android dan Linux yang dapat diunduh sebelumnya.
- Memanfaatkan ekstensi browser yang tidak memerlukan jaringan.
Fitur-fitur tersebut dirancang untuk menjawab tantangan pembelajaran di wilayah dengan infrastruktur internet yang masih terbatas.
Manfaat bagi Penghematan Pelatihan Guru
Nadiem menekankan bahwa kemampuan offline Chromebook dapat mengurangi kebutuhan pelatihan intensif bagi guru di daerah terpencil. Dengan materi yang dapat diunduh sebelumnya, guru tidak lagi harus menghadiri pelatihan tatap muka yang memerlukan perjalanan jauh. Selain itu, sekolah dapat menghemat biaya operasional karena tidak perlu menyediakan jaringan internet berkecepatan tinggi secara terus‑menerus.
Implikasi Kebijakan Pendidikan
Pernyataan ini mendukung agenda pemerintah untuk memperluas akses teknologi pendidikan melalui program 1 juta Chromebook. Dengan menegaskan bahwa perangkat ini tetap produktif dalam kondisi offline, pemerintah berharap dapat menutup kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan pedesaan.
Sidang tersebut berakhir dengan rekomendasi agar kementerian memperkuat panduan penggunaan offline Chromebook serta meningkatkan distribusi perangkat ke sekolah-sekolah di daerah dengan konektivitas terbatas.




