Frankenstein45.Com – 13 April 2026 | Perjalanan dari Bandara Internasional Ngurah Rai ke kawasan wisata Canggu selama ini dikenal rawan kemacetan, dengan durasi mencapai dua jam pada jam sibuk. Pemerintah daerah Bali bersama pihak swasta kini mengusulkan layanan water taxi yang menempuh rute laut, menurunkan waktu tempuh menjadi sekitar tiga puluh menit.
Konsep water taxi ini memanfaatkan jalur perairan di antara pantai-pantai selatan Pulau Bali, meminimalisir ketergantungan pada jalan darat yang sering tersumbat. Kapal kecil berkapasitas 10‑15 penumpang akan beroperasi dengan frekuensi tiap 15‑30 menit, tergantung permintaan.
Berikut beberapa manfaat yang diharapkan:
- Pengurangan signifikan waktu tempuh bagi wisatawan dan penduduk lokal.
- Penurunan volume kendaraan di jalan raya, berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.
- Peningkatan daya tarik Bali sebagai destinasi yang ramah lingkungan.
- Penciptaan lapangan kerja baru di sektor maritim, termasuk pilot kapal, teknisi, dan petugas pelabuhan.
Proyek ini masih dalam tahap perencanaan dan uji coba. Pemerintah berjanji akan memastikan keselamatan penumpang dengan standar regulasi maritim yang ketat, serta menyediakan fasilitas dermaga yang mudah diakses di kedua ujung rute.
Jika berhasil, model water taxi ini dapat menjadi contoh bagi pulau‑pulau lain di Indonesia yang menghadapi masalah kemacetan serupa.




