Nanik Sudaryati Deyang Naik Jadi Kepala BGN usai Dadan Hindayana Dicopot Prabowo
Nanik Sudaryati Deyang Naik Jadi Kepala BGN usai Dadan Hindayana Dicopot Prabowo

Nanik Sudaryati Deyang Naik Jadi Kepala BGN usai Dadan Hindayana Dicopot Prabowo

Frankenstein45.Com – 03 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sebuah pengumuman resmi pada Senin, 26 Juni 2024, menyatakan pencopotan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dan penunjukan Nanik Sudaryati Deyang sebagai penggantinya. Keputusan ini diambil guna memperkuat pelaksanaan program gizi nasional yang dianggap masih membutuhkan dorongan kebijakan yang lebih tegas.

Nanik Sudaryati Deyang merupakan pejabat senior di Kementerian Kesehatan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pusat Gizi Seimbang. Ia memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam perencanaan, implementasi, serta evaluasi kebijakan gizi, termasuk program penurunan stunting dan peningkatan gizi anak usia dini.

Alasan utama pencopotan Dadan Hindayana, menurut pernyataan resmi pemerintah, adalah penilaian bahwa kinerja BGN belum optimal dalam mencapai target penurunan angka stunting dan anemia pada wanita usia subur. Pemerintah menilai perlu ada perubahan kepemimpinan untuk memastikan program gizi berjalan secara terintegrasi dengan kementerian terkait.

Dengan penunjukan Nanik Sudaryati Deyang, pemerintah menargetkan beberapa prioritas utama:

  • Peningkatan cakupan program Gizi Seimbang di seluruh provinsi.
  • Penguatan koordinasi antar‑instansi dalam penanganan gizi anak dan ibu hamil.
  • Penerapan sistem monitoring berbasis data real‑time untuk mengidentifikasi wilayah rawan gizi.
  • Pengembangan strategi komunikasi publik yang lebih intensif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Harapan besar pemerintah adalah agar program gizi nasional dapat mencapai target penurunan stunting nasional menjadi di bawah 10 % pada akhir 2025 serta menurunkan prevalensi anemia pada wanita usia subur menjadi kurang dari 20 %.

Reaksi publik beragam. Beberapa kalangan menilai pergantian ini sebagai langkah tepat untuk mempercepat pencapaian target gizi, sementara pihak lain mengingatkan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi BGN agar tidak terjadi disrupsi dalam pelaksanaan program yang sedang berjalan.

Pemerintah menegaskan komitmen untuk terus memprioritaskan kesehatan gizi sebagai bagian integral dari agenda pembangunan nasional, dengan Nanik Sudaryati Deyang memimpin BGN hingga tercapai hasil yang diharapkan.