Frankenstein45.Com – 23 April 2026 | PT Nindya Karya, perusahaan BUMN yang bergerak di bidang konstruksi, kembali melakukan aksi nyata di wilayah Tamiang setelah wilayah tersebut terdampak bencana alam. Pada minggu ini, perusahaan melaksanakan optimalisasi fasilitas Hunian Sementara (Huntara) Tamiang dengan menata ulang jalur pedestrian yang menjadi akses utama bagi para penghuni.
Jalur pedestrian yang semula berlokasi tidak teratur menyebabkan hambatan bagi mobilitas warga, terutama bagi anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas. Penataan ulang ini mencakup pemindahan, perbaikan permukaan, serta penambahan rambu keselamatan untuk mengurangi risiko kecelakaan.
- Pengukuran ulang jalur dilakukan oleh tim teknis Nindya Karya selama dua hari kerja.
- Penggunaan material anti‑selip dan lapisan penahan air untuk meningkatkan daya tahan terhadap cuaca tropis.
- Pemasangan lampu LED tenaga surya di sepanjang jalur guna meningkatkan penerangan pada malam hari.
- Penyediaan rambu petunjuk arah dan penanda warna kontras untuk memudahkan navigasi.
Manajemen Huntara menyatakan bahwa penataan ulang jalur pedestrian diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan aktivitas sehari‑hari masyarakat terdampak. “Kami berkomitmen memberikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi penghuni, sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan normal secepat mungkin,” ujar Kepala Unit Operasional Nindya Karya di Tamiang.
Selain perbaikan jalur pedestrian, Nindya Karya juga mengoptimalkan fasilitas umum lain di Huntara, seperti penyediaan ruang ibadah, posko kesehatan, dan area bermain anak. Semua langkah ini merupakan bagian dari program rehabilitasi jangka panjang yang direncanakan selesai dalam tiga bulan ke depan.
Penghuni Huntara memberikan respon positif terhadap upaya tersebut. Beberapa warga mengaku merasa lebih aman ketika berjalan di malam hari berkat penerangan LED, sementara orang tua mengapresiasi penambahan rambu yang memudahkan orientasi di area yang sebelumnya terasa sempit.
Dengan langkah-langkah konkret ini, Nindya Karya berharap dapat menjadi contoh bagi pihak lain dalam menangani dampak bencana melalui perbaikan infrastruktur yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.




