Frankenstein45.Com – 05 Juli 2026 |
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai literasi digital menjadi salah satu kunci untuk menghadapi meningkatnya ancaman penipuan siber yang memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan teknologi deepfake. Kemampuan untuk mengenali dan memahami informasi digital yang akurat dan dapat dipercaya sangat penting dalam mencegah penipuan. Dengan meningkatnya kemampuan teknologi deepfake, OJK mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan literasi digital mereka agar tidak menjadi korban penipuan. Literasi digital yang baik dapat membantu masyarakat untuk mengidentifikasi informasi yang tidak akurat dan membedakannya dari informasi yang benar.
Baca juga:
Baca juga:







