Frankenstein45.Com – 23 Mei 2026 | Luka Modric, gelandang veteran AC Milan yang berusia 40 tahun, kembali menjadi sorotan utama media sepak bola setelah mengumumkan bahwa ia telah menjalani operasi kecil untuk memperbaiki retak tulang pipi yang dideritanya pada awal musim 2025/2026. Meskipun cedera ini sempat menurunkan intensitas penampilannya, Modric menegaskan bahwa proses penyembuhan berjalan lancar dan ia sudah siap kembali ke lapangan menjelang pertandingan penting melawan Cagliari pada pekan mendatang.
Operasi yang dilakukan oleh tim medis Milan di sebuah rumah sakit terkemuka di Milan berlangsung tanpa komplikasi. Dokter tim menyatakan bahwa retak pada tulang pipi dapat diatasi dengan prosedur minimal invasif, sehingga masa istirahat Modric diperkirakan hanya sekitar dua hingga tiga minggu. “Kami mengharapkan pemain kembali berlatih secara penuh dalam waktu singkat,” ujar kepala staf medis Milan dalam sebuah konferensi pers singkat.
Komitmen Modric terhadap Milan
Di luar proses medis, Modric juga memberikan klarifikasi mengenai masa depannya di San Siro. Dengan kontrak yang akan berakhir pada 30 Juni 2026, pemain asal Kroasia ini menegaskan kecintaannya pada klub dan kota Milan. “Saya sangat bahagia di Milan, dan yang terpenting sekarang adalah membantu tim lolos ke Liga Champions,” kata Modric dalam wawancara dengan Sport Mediaset melalui TuttoMercatoWeb. Ia menambahkan bahwa hubungannya dengan manajemen, pelatih, serta para pemain tetap harmonis, sehingga tidak menutup kemungkinan ia memperpanjang kontrak setidaknya satu musim lagi.
Modric mengungkapkan bahwa keputusan bergabung ke Milan tidak sekadar soal menikmati akhir karier. Sejak tiba di Italia, tujuan utamanya adalah memberikan kontribusi nyata bagi tim dan berkompetisi untuk meraih trofi. “Saat memilih Milan, target saya adalah membantu tim dan mencoba meraih kemenangan. Musim ini belum selesai, tetapi jelas saya ingin memenangkan trofi bersama Milan,” ujarnya.
Pengaruh Cedera terhadap Jadwal Musim
Namun, retak tulang pipi yang dialami Modric pada pertandingan melawan Bologna pada pekan keempat Serie A 2025/2026 sempat memperlambat laju performanya. Meskipun ia berhasil mencetak gol dalam laga tersebut, benturan keras menyebabkan rasa sakit yang memaksa ia menunda beberapa sesi latihan intensif. Kondisi tersebut memaksa pelatih Stefano Pioli untuk menyesuaikan taktik tim, mengandalkan rotasi pemain muda sekaligus menunggu pemulihan Modric.
Dengan operasi yang kini selesai, Pioli mengaku menaruh harapan besar pada kepulangan Modric. “Luka adalah sosok yang memberikan stabilitas di lini tengah. Kembalinya dia akan menambah kualitas kontrol bola dan pengalaman dalam menghadapi tekanan pertandingan penting,” ungkap Pioli pada konferensi pers klub.
Statistik dan Dampak di Liga
- Penampilan Modric hingga saat ini: 18 pertandingan Serie A, 3 gol, 5 assist.
- Rata‑rata kepemilikan bola tim saat Modric bermain: 58%.
- Posisi AC Milan di klasemen sebelum pertandingan melawan Cagliari: 4th dengan 38 poin.
Jika Modric berhasil kembali ke lapangan tepat waktu, peluang Milan untuk mengamankan tiket Liga Champions meningkat signifikan. Saat ini, selisih poin antara Milan dan tim di posisi tiga masih hanya dua poin, sehingga setiap pertandingan menjadi krusial.
Kehidupan di Milan di Luar Lapangan
Selain urusan sepak bola, Modric mengaku betah tinggal di kota Milan. Ia menyebut keindahan kota, kuliner pasta, serta kedekatannya dengan pegunungan, laut, dan danau sebagai faktor utama kebahagiaannya. “Kotanya luar biasa, makanannya luar biasa, dan saya menikmati suasana hidup di sini,” ujar Modric sambil tersenyum.
Dengan operasi yang berhasil dan semangat yang tetap tinggi, Luka Modric tampaknya tidak hanya siap menyelesaikan musim ini dengan catatan positif, tetapi juga berpotensi memperpanjang kisahnya di San Siro. Bagi para pendukung Rossoneri, kepulangan gelandang veteran ini menjadi sinyal kuat bahwa AC Milan masih memiliki peluang untuk menambah trofi di akhir kompetisi, sekaligus menunda perpisahan dengan salah satu ikon sepak bola modern.




