Frankenstein45.Com – 12 April 2026 | Badan Gizi Nasional (BGN) mengonfirmasi bahwa dari total 43 Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di Provinsi Papua Barat, sebanyak 18 dapur masih belum dapat beroperasi. Penangguhan ini disebabkan oleh sejumlah kendala teknis dan administratif yang belum terselesaikan.
Berikut rangkuman kondisi dapur SPPG di Papua Barat:
- Jumlah total dapur SPPG: 43 unit
- Dapur yang beroperasi penuh: 25 unit
- Dapur yang masih suspend: 18 unit
Impact terhadap program gizi sangat signifikan. Tanpa dukungan dapur tersebut, distribusi makanan bergizi dan suplementasi bagi balita serta ibu hamil berkurang, berpotensi meningkatkan risiko stunting dan masalah kesehatan lainnya di daerah yang memang sudah memiliki tingkat kerentanan tinggi.
Pemerintah Provinsi dan Kementerian Kesehatan telah diminta mempercepat proses perizinan serta penyediaan fasilitas pendukung, seperti listrik dan air bersih, agar dapur‑dapur yang tertunda dapat segera aktif kembali. BGN menegaskan komitmen untuk terus memantau perkembangan dan menyediakan bantuan teknis bila diperlukan.
Ke depan, diharapkan semua dapur SPPG di Papua Barat dapat beroperasi secara optimal, sehingga target pencapaian gizi nasional dapat tercapai tepat waktu.




