Organda Dorong Digitalisasi Angkutan Barang untuk Capai Target Zero ODOL 2027
Organda Dorong Digitalisasi Angkutan Barang untuk Capai Target Zero ODOL 2027

Organda Dorong Digitalisasi Angkutan Barang untuk Capai Target Zero ODOL 2027

Frankenstein45.Com – 02 Juli 2026 | Organisasi Angkutan Darat (Organda) baru-baru ini mengeluarkan inisiatif untuk mempercepat digitalisasi sistem angkutan barang di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap target pemerintah untuk menurunkan angka Overloaded Vehicles (ODOL) hingga nol pada tahun 2027.

Digitalisasi diharapkan dapat memberikan tiga manfaat utama: meningkatkan transparansi data muatan, mempermudah pemantauan kepatuhan beban kendaraan, serta mempercepat proses administrasi bagi pelaku usaha transportasi. Dengan mengintegrasikan teknologi seperti sensor beban, aplikasi pelacakan berbasis cloud, dan platform verifikasi dokumen secara online, Organda ingin menciptakan ekosistem angkutan yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Beberapa tahapan yang direncanakan antara lain:

  • Penerapan sistem monitoring beban secara real-time pada kendaraan komersial melalui perangkat IoT.
  • Penyediaan aplikasi mobile bagi supir dan operator untuk mencatat muatan, rute, dan jam operasional.
  • Pelatihan digital bagi anggota Organda serta workshop bersama regulator untuk standar data.
  • Integrasi data dengan sistem kepolisian dan Dinas Perhubungan guna memudahkan inspeksi dan penegakan hukum.

Organda juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah, penyedia teknologi, dan asosiasi logistik. Dukungan regulasi yang mempermudah penggunaan data serta insentif fiskal bagi perusahaan yang mengadopsi sistem digital akan menjadi kunci keberhasilan program ini.

Jika berhasil, digitalisasi angkutan barang diproyeksikan dapat menurunkan pelanggaran beban berlebih hingga 80 % dalam tiga tahun pertama, sekaligus mengurangi emisi karbon akibat overloading. Hal ini sejalan dengan agenda Nasional Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan upaya mencapai transportasi berkelanjutan.

Organda mengajak semua pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif, karena pencapaian target zero ODOL 2027 tidak dapat terwujud tanpa sinergi antara teknologi, regulasi, dan kesadaran industri.