Frankenstein45.Com – 16 Mei 2026 | Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMK Letris Pamulang menegaskan pentingnya menjaga nama baik serta stabilitas institusi di tengah munculnya tuduhan dugaan child grooming yang melibatkan Kepala Sekolah (Kepsek).
Kasus tersebut muncul setelah sejumlah rumor beredar bahwa kepala sekolah diduga melakukan hubungan pribadi dengan salah satu murid. Meskipun belum ada hasil penyelidikan resmi, situasi ini menimbulkan kegelisahan di kalangan siswa, orang tua, dan masyarakat sekitar.
Dalam pertemuan khusus yang diadakan pada 25 Mei 2024, perwakilan OSIS menyampaikan beberapa poin penting:
- Meminta pihak sekolah untuk memberikan klarifikasi resmi dan transparan.
- Mengajak semua elemen sekolah untuk bersikap profesional dan tidak membiarkan isu mengganggu proses belajar mengajar.
- Menegaskan komitmen siswa untuk terus mendukung citra positif SMK Letris Pamulang.
Yayasan yang menaungi SMK Letris Pamulang segera membentuk tim investigasi independen. Tim tersebut terdiri dari perwakilan yayasan, konsultan hukum, serta pihak keamanan internal sekolah. Tugas utama tim adalah mengumpulkan bukti, mewawancarai saksi, dan menyusun laporan akhir yang akan diserahkan kepada kepolisian serta Dinas Pendidikan.
Selain langkah investigasi, yayasan juga merencanakan program pendampingan psikologis bagi siswa yang merasa terganggu oleh berita tersebut. Program ini meliputi sesi konseling kelompok serta layanan satu‑satu bagi korban potensial.
Reaksi masyarakat luas tampak beragam. Sebagian mengapresiasi sikap proaktif OSIS dan yayasan, sementara yang lain menuntut proses hukum yang cepat dan adil. Hingga kini, pihak kepolisian belum mengumumkan status penyelidikan resmi.
OSIS menutup pertemuan dengan harapan bahwa proses klarifikasi dan penyelidikan dapat berjalan lancar, sehingga nama baik SMK Letris Pamulang dapat dipertahankan dan kegiatan belajar mengajar tidak terganggu lebih lama.




