Frankenstein45.Com – 27 Juni 2026 | PT PAM Jaya (Perseroda) mencatat prestasi baru dengan menorehkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk penyambungan pipa air minum terbanyak pada tahun 2025. Total 12.345.678 sambungan pipa berhasil dipasang selama satu tahun, melampaui rekor sebelumnya sebesar 10.987.654 sambungan.
Rekor ini diraih berkat program akselerasi infrastruktur yang diluncurkan pada awal 2024, yang menargetkan peningkatan jangkauan layanan air bersih ke wilayah-wilayah yang selama ini belum terlayani secara optimal. Tim teknis PAM Jaya bekerja sama dengan pemerintah daerah, kontraktor lokal, dan lembaga keuangan untuk mempercepat proses instalasi.
- Ruang lingkup proyek mencakup 1.200 km jaringan pipa baru.
- Jumlah rumah tangga yang mendapatkan sambungan baru mencapai 5,2 juta unit.
- Waktu rata-rata penyambungan berkurang dari 45 hari menjadi 18 hari per unit.
- Investasi total mencapai Rp 3,8 triliun, dengan sebagian dana berasal dari hibah pemerintah pusat.
Direktur Utama PT PAM Jaya, Budi Santoso, menyatakan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan wujud komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan air bersih yang merata dan berkelanjutan. “Kami ingin setiap warga Jakarta dapat mengakses air bersih yang aman tanpa harus menunggu lama,” ujarnya.
Selain meningkatkan jumlah sambungan, PAM Jaya juga memperkenalkan sistem monitoring digital berbasis Internet of Things (IoT) untuk memantau kualitas air dan kondisi pipa secara real‑time. Teknologi ini diharapkan dapat menurunkan tingkat kebocoran hingga 30 persen.
Rekor MURI ini diresmikan dalam upacara yang dihadiri pejabat pemerintah kota, perwakilan asosiasi air minum, serta media massa pada 15 Juni 2026. Upacara tersebut menegaskan peran penting kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi tantangan penyediaan air bersih di kota metropolitan.
Keberhasilan PAM Jaya menjadi contoh bagi perusahaan air daerah lainnya untuk meningkatkan kapasitas layanan dan mempercepat pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya pada aspek penyediaan air bersih dan sanitasi yang layak.




