Frankenstein45.Com – 06 April 2026 | Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan terus memperkuat program swasembada beras dengan tujuan meningkatkan Nilai Tukar Petani (NTP) serta kesejahteraan para petani di wilayah tersebut.
Program ini mencakup penyediaan bibit unggul, pelatihan teknik budidaya modern, serta peningkatan infrastruktur irigasi. Selama tahun 2023–2024, target produksi beras di Papua diproyeksikan mencapai 350.000 ton, naik dari 250.000 ton pada tahun sebelumnya.
| Tahun | Target Produksi (ton) | Realisasi (ton) |
|---|---|---|
| 2022 | 250.000 | 240.000 |
| 2023 | 300.000 | — |
| 2024 | 350.000 | — |
Selain meningkatkan kuantitas, pemerintah juga berupaya menurunkan biaya produksi melalui subsidi pupuk dan pestisida. Petani yang mengikuti program mendapatkan akses pasar langsung melalui koperasi daerah, sehingga harga jual beras dapat lebih menguntungkan.
Dalam upaya memperluas jangkauan, Dinas Tanaman Pangan juga menyelenggarakan pelatihan intensif bagi petani muda, menekankan penggunaan teknologi presisi seperti aplikasi monitoring lahan. Hasilnya, produktivitas rata-rata per hektar diperkirakan naik menjadi 4,5 ton, dibandingkan 3,2 ton sebelumnya.
Keberhasilan program swasembada di Papua diharapkan dapat menjadi contoh bagi provinsi lain dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.




