Frankenstein45.Com – 20 Mei 2026 | Pada tanggal 20 Mei 2024, para tamu pertama resmi menjejakkan kaki di Four Seasons Resort and Residences Red Sea at Shura Island, menandai peluncuran resort joint‑venture (JV) pertama yang dikembangkan oleh Red Sea Global (RSG). Kunjungan ini sekaligus menjadi bukti nyata dari ambisi RSG untuk memperkenalkan konsep pariwisata regeneratif di wilayah Laut Merah.
Red Sea Global, perusahaan pengembang pariwisata yang berfokus pada pelestarian lingkungan, mengumumkan bahwa resort ini dibangun dengan standar keberlanjutan yang tinggi. Seluruh proses konstruksi mengadopsi teknologi ramah lingkungan, penggunaan bahan daur ulang, dan sistem pengelolaan energi serta air yang minim dampak pada ekosistem laut.
Four Seasons Resort and Residences Red Sea menawarkan fasilitas mewah yang terintegrasi dengan alam sekitar, antara lain:
- Kamar dan vila dengan pemandangan laut yang menakjubkan.
- Kolam renang infinity yang menghadap ke terumbu karang.
- Restoran yang menyajikan kuliner berbasis bahan lokal dan organik.
- Program ekowisata, termasuk snorkeling, diving, dan tur edukatif tentang konservasi terumbu karang.
- Sentra kebugaran dan spa yang menggunakan produk alami.
Lokasi resort berada di Pulau Shura, sebuah pulau kecil yang masih relatif belum terjamah di Laut Merah. Keunikan pulau ini terletak pada keanekaragaman hayatinya, yang meliputi lebih dari 200 spesies ikan dan terumbu karang yang masih utuh. Dengan hadirnya Four Seasons, diharapkan pulau ini akan menjadi destinasi premium yang sekaligus menjaga kelestarian alam.
Peluncuran JV pertama ini juga menjadi tonggak penting bagi rencana ambisius RSG untuk mengembangkan rangkaian resort serupa di wilayah tersebut. Menurut pernyataan resmi RSG, target jangka panjang meliputi penciptaan lebih dari 30.000 lapangan kerja lokal, peningkatan pendapatan pariwisata nasional, dan kontribusi signifikan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan.
Para tamu pertama yang hadir meliputi delegasi pemerintah, investor internasional, serta tokoh-tokoh penting di industri perhotelan. Selama kunjungan, mereka diajak menelusuri fasilitas, mendengarkan presentasi tentang strategi keberlanjutan, dan berpartisipasi dalam sesi tanya‑jawab dengan tim manajemen RSG serta perwakilan Four Seasons.
Dengan keberhasilan pembukaan ini, Four Seasons Resort and Residences Red Sea diharapkan menjadi model percontohan bagi pengembangan pariwisata yang menggabungkan kemewahan, inovasi, dan konservasi lingkungan.




