Frankenstein45.Com – 12 April 2026 | Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin, HR, menyambut baik pembangunan dermaga Pasar Terapung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebagai upaya strategis memperkenalkan budaya Banjar ke panggung nasional.
Dermaga ini menampilkan arsitektur khas Banjar, seperti atap melengkung, ukiran kayu tradisional, serta penataan ruang yang meniru pasar air tradisional di Banjarmasin. Pengunjung dapat menikmati beragam kuliner khas, kerajinan tangan, serta pertunjukan seni musik Banjar secara langsung di atas perahu.
Berikut beberapa poin penting terkait proyek ini:
- Lokasi: Area budaya Sumatera dan Kalimantan di TMII, Jakarta.
- Luas area: Sekitar 1.200 meter persegi dengan 20 kios perahu.
- Fokus produk: Makanan tradisional Banjar, anyaman rotan, batik khas, dan kerajinan perahu.
- Tujuan utama: Memperkuat identitas budaya Banjar, meningkatkan pariwisata budaya, serta mendukung ekonomi kreatif daerah asal.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan program pelatihan bagi pedagang lokal agar dapat mengelola stan di TMII dengan standar kebersihan dan pelayanan yang tinggi. Selain itu, kolaborasi dengan lembaga kebudayaan Banjar memastikan keaslian setiap elemen budaya yang dipamerkan.
Para pengunjung yang telah mengunjungi Pasar Terapung melaporkan pengalaman yang “menghidupkan kembali kenangan” dan menilai atraksi ini sebagai “jendela budaya” yang menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan keberadaan Pasar Terapung di TMII, diharapkan kesadaran nasional akan keragaman budaya Indonesia, khususnya warisan Banjar, akan semakin mendalam serta membuka peluang ekspansi produk budaya Banjar ke pasar yang lebih luas.




