Patuhi PP Tunas, Roblox Terapkan Verifikasi Usia dan Hapus Fitur Komunikasi
Patuhi PP Tunas, Roblox Terapkan Verifikasi Usia dan Hapus Fitur Komunikasi

Patuhi PP Tunas, Roblox Terapkan Verifikasi Usia dan Hapus Fitur Komunikasi

Frankenstein45.Com – 30 April 2026 | Jakarta, Republika.co.id — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan apresiasi resmi terhadap inisiatif terbaru platform permainan daring Roblox dalam menegakkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Tunas. Kebijakan baru ini mencakup penerapan verifikasi usia bagi seluruh pengguna di Indonesia serta penonaktifan fitur komunikasi yang sebelumnya memungkinkan interaksi suara dan teks antar pemain.

Langkah verifikasi usia Roblox mengharuskan pemain untuk memasukkan data identitas yang dapat diproses melalui sistem pihak ketiga yang terpercaya. Proses ini dirancang agar tidak mengganggu pengalaman bermain, namun tetap memastikan bahwa konten yang tersedia sesuai dengan batasan usia yang ditetapkan pemerintah.

  • Pengguna diminta mengunggah foto KTP atau dokumen identitas resmi lainnya.
  • Sistem otomatis memeriksa keabsahan dokumen dan mencocokkan data dengan basis data nasional.
  • Setelah berhasil diverifikasi, akun akan mendapatkan label usia yang menentukan akses ke konten tertentu.

Selain verifikasi, Roblox juga memutuskan untuk menonaktifkan semua fitur komunikasi suara, chat teks, serta sistem pesan pribadi selama fase transisi. Keputusan ini diambil untuk mengurangi potensi penyalahgunaan, seperti pertemuan daring yang tidak pantas atau penyebaran konten negatif kepada anak-anak.

Berikut rangkuman perubahan utama yang diterapkan Roblox:

Fitur Perubahan Tujuan
Verifikasi Usia Penerapan proses identifikasi resmi Menjamin kepatuhan PP Tunas
Komunikasi Suara Dinonaktifkan sementara Mencegah interaksi tidak aman
Chat Teks Dinonaktifkan sementara Melindungi privasi anak

Reaksi masyarakat, terutama orang tua, secara umum positif. Mereka menilai langkah ini sebagai upaya penting dalam melindungi anak dari dampak negatif dunia maya. Namun, sebagian pemain senior mengungkapkan kekhawatiran terkait kemudahan akses verifikasi dan potensi pembatasan kebebasan berinteraksi.

Meutya Hafid menegaskan bahwa regulasi digital harus seimbang antara kebebasan berkreasi dan perlindungan pengguna, khususnya anak-anak. Ia berharap platform lain juga mengikuti jejak Roblox dalam menegakkan standar keamanan yang lebih tinggi.

Roblox menyatakan bahwa fitur komunikasi akan kembali diaktifkan setelah sistem verifikasi stabil dan keamanan terjamin. Sementara itu, mereka terus bekerja sama dengan regulator untuk memastikan semua kebijakan selaras dengan peraturan nasional.