Pelatih Arema FC Peringatkan Persaingan Sengit Persib vs Borneo FC: Jangan Coret Persija dari Perburuan Gelar Juara
Pelatih Arema FC Peringatkan Persaingan Sengit Persib vs Borneo FC: Jangan Coret Persija dari Perburuan Gelar Juara

Pelatih Arema FC Peringatkan Persaingan Sengit Persib vs Borneo FC: Jangan Coret Persija dari Perburuan Gelar Juara

Frankenstein45.Com – 20 Mei 2026 | Jakarta, 20 Mei 2026 – Menjelang putaran akhir BRI Super League 2025/2026, pelatih Arema FC memberikan pernyataan tegas terkait dinamika perebutan gelar. Ia menegaskan bahwa meski persaingan antara Persib Bandung dan Borneo FC semakin memanas, Persija Jakarta tetap harus dianggap sebagai kandidat kuat yang tidak boleh diabaikan.

Situasi Persib dan Borneo FC di Puncak Klasemen

Persib Bandung masih memimpin klasemen dengan selisih dua poin atas Borneo FC setelah mengumpulkan 78 poin. Pada pekan ke-33, Borneo FC yang dijuluki Pesut Etam harus puas dengan hasil imbang 0‑0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada 17 Mei 2026. Kekalahan ini menambah beban bagi Borneo FC yang kini harus memenangkan laga terakhir melawan Malut United sekaligus berharap Persib tersandung saat bertemu Persijap pada 23 Mei 2026.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengakui bahwa situasi timnya “sedikit lebih sulit” namun menegaskan peluang juara masih terbuka. “Kami berhasil menyesuaikan taktik di babak kedua dan menciptakan peluang emas, namun belum berhasil memecah kebuntuan,” ujarnya dalam konferensi pers pada 19 Mei 2026.

Sementara itu, Persib Bandung, yang dipimpin oleh kapten Beckham Putra, menargetkan satu poin lagi melawan Persijap untuk mengunci gelar. Beckham menekankan pentingnya fokus dan tidak meremehkan lawan, mengingat Persijap Jepara telah menunjukkan kualitas dengan menahan Borneo FC pada dua pertemuan terakhir.

Persija Jakarta: Kandidat yang Tak Boleh Diabaikan

Pelatih Arema FC, yang tidak disebutkan namanya dalam laporan, memperingatkan bahwa meski Persib dan Borneo FC berada di posisi teratas, Persija Jakarta masih memiliki potensi untuk kembali melaju ke puncak. “Jangan sampai kita coret Persija dari perburuan gelar. Mereka masih memiliki skuad yang kompetitif dan dapat menimbulkan kejutan di laga terakhir,” ujarnya.

Persija, yang berada di posisi ketiga, masih memiliki ruang untuk mengumpulkan poin penting pada pertandingan-pertandingan tersisa. Jika Persib terpaksa menurunkan poin melawan Persijap, dan Borneo FC gagal mengalahkan Malut United, peluang Persija untuk melaju ke posisi pertama tidak dapat diabaikan.

Strategi Persijap Jepara Menjadi Penentu

Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, menegaskan bahwa timnya tidak akan main mata meski sudah aman dari degradasi. “Kami menurunkan susunan pemain dengan perubahan pada kiper, bek kanan, gelandang, dan sayap kanan, namun tetap fokus pada permainan fairplay,” kata Lemos. Hasil imbang melawan Borneo FC menunjukkan bahwa Persijap mampu menahan tim-tim papan atas, menjadi faktor krusial dalam menentukan nasib gelar.

Jika Persijap berhasil menahan Persib, maka tekanan pada Persib akan meningkat, memberi ruang bagi Persija dan Borneo FC untuk mengejar ketertinggalan.

Proyeksi Pekan Terakhir

  • Persib vs Persijap (23/5/2026) – Persib butuh satu poin, Persijap berupaya menghalangi.
  • Borneo FC vs Malut United (23/5/2026) – Borneo harus menang untuk tetap hidup dalam perlombaan.
  • Persija vs Lawan yang belum pasti – Persija harus memanfaatkan peluang untuk mengumpulkan poin maksimum.

Dengan tiga laga penting yang berlangsung bersamaan, dinamika klasemen diprediksi akan berubah drastis dalam hitungan jam.

Kesimpulan

Pelatih Arema FC menegaskan bahwa perburuan gelar tidak boleh berfokus hanya pada Persib dan Borneo FC. Persija Jakarta tetap menjadi ancaman potensial yang harus diwaspadai. Skenario paling realistis menempatkan Persib sebagai favorit, namun hasil akhir sangat bergantung pada performa Persijap Jepara dan kemampuan Borneo FC serta Persija untuk memanfaatkan peluang pada pekan terakhir. Pertarungan sengit ini menjanjikan drama akhir musim yang belum pernah terjadi dalam sejarah BRI Super League.