Pembelaan Elite Golkar untuk Prabowo, Yakin Ekonomi Indonesia Tidak Ulang Krisis 1998
Pembelaan Elite Golkar untuk Prabowo, Yakin Ekonomi Indonesia Tidak Ulang Krisis 1998

Pembelaan Elite Golkar untuk Prabowo, Yakin Ekonomi Indonesia Tidak Ulang Krisis 1998

Frankenstein45.Com – 24 Mei 2026 | Elite Partai Golongan Karya (Golkar) secara terbuka memberikan pembelaan terhadap Presiden terpilih Prabowo Subianto, menyatakan keyakinan bahwa perekonomian Indonesia pada masa pemerintahannya tidak akan kembali ke situasi krisis moneter 1998.

Berikut beberapa faktor utama yang dikutip sebagai alasan keyakinan tersebut:

  • Peran BUMN yang diperkuat – Badan Usaha Milik Negara diposisikan kembali sebagai motor penggerak pertumbuhan inklusif, dengan mandat meningkatkan layanan publik, menciptakan lapangan kerja, dan menyalurkan investasi ke daerah tertinggal.
  • Kebijakan fiskal prudensialPemerintah berkomitmen menurunkan rasio defisit terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menjaga rasio utang publik dalam batas yang dapat dikelola.
  • Stabilisasi nilai tukar dan inflasi – Bank Indonesia terus menggunakan instrumen kebijakan moneter untuk menjaga inflasi tetap berada di target 2‑4 % serta mencegah volatilitas nilai tukar yang berlebihan.
  • Penguatan regulasi pasar keuangan – Reformasi regulasi sekuritas dan perbankan meningkatkan transparansi, menurunkan risiko sistemik, dan memperkuat kepercayaan investor.
  • Pelajaran dari krisis 1998 – Pengalaman lama mengajarkan pentingnya cadangan devisa yang memadai, sistem perbankan yang sehat, serta mekanisme penanganan krisis yang terkoordinasi.

Dengan menempatkan BUMN sebagai “kunci keseimbangan sosial”, Golkar menekankan bahwa perusahaan milik negara tidak hanya berperan dalam menghasilkan pendapatan bagi negara, tetapi juga dalam mendistribusikan pembangunan secara merata ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk wilayah terluar dan terdepan.

Para pengamat menilai bahwa jika kebijakan tersebut dijalankan secara konsisten, risiko terulangnya gejolak ekonomi serupa 1998 dapat diminimalisir. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa tantangan eksternal seperti gejolak harga komoditas global, ketegangan geopolitik, dan perubahan iklim tetap membutuhkan kebijakan yang adaptif dan koordinasi lintas lembaga.

Secara keseluruhan, pembelaan elite Golkar mencerminkan optimisme politik yang berlandaskan pada upaya menegakkan fondasi ekonomi yang lebih kuat, sekaligus menegaskan komitmen BUMN dalam mewujudkan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.