Frankenstein45.Com – 08 Mei 2026 | Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengumumkan pencapaian penting dalam upaya mengurangi kemiskinan di wilayah 3T (Terluar, Terdepan, dan Tertinggal) melalui program pemberdayaan perempuan yang direncanakan selama tiga tahun. Program ini menargetkan peningkatan kesejahteraan ekonomi perempuan, penyediaan pelatihan keterampilan, serta akses ke layanan keuangan mikro.
Sejak peluncuran pada awal 2021, program ini telah menyalurkan bantuan kepada lebih dari 150.000 perempuan di 1.200 desa 3T. Bantuan meliputi pelatihan wirausaha, pendampingan bisnis, dan pemberian modal awal melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus perempuan.
Berikut ini rangkuman capaian utama program selama tiga tahun:
| Indikator | Target | Realisasi |
|---|---|---|
| Jumlah perempuan terlatih | 200.000 orang | 165.432 orang |
| Usaha baru yang dibangun | 12.000 unit | 9.874 unit |
| Penurunan angka kemiskinan | 10% wilayah 3T | 8,3% wilayah 3T |
Direktur PPPA, Dr. Siti Nurhaliza, menyatakan bahwa peningkatan keterampilan dan akses ke permodalan telah meningkatkan pendapatan rata‑rata perempuan di wilayah target sebesar 35% dibandingkan tahun 2020. Selain itu, program ini berhasil menurunkan tingkat kemiskinan secara signifikan, meskipun belum mencapai target akhir.
Langkah selanjutnya meliputi perluasan jaringan pelatihan digital, peningkatan kolaborasi dengan lembaga keuangan lokal, serta pendampingan pasca‑peluncuran usaha selama dua tahun ke depan. Pemerintah berharap dengan memperkuat peran perempuan sebagai penggerak ekonomi, kemiskinan 3T dapat diatasi secara berkelanjutan.




