Pemkab Berau Lakukan Perlindungan Pertanian dari Kemarau 2026
Pemkab Berau Lakukan Perlindungan Pertanian dari Kemarau 2026

Pemkab Berau Lakukan Perlindungan Pertanian dari Kemarau 2026

Frankenstein45.Com – 22 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tengah mempersiapkan serangkaian langkah strategis untuk melindungi lahan pertanian dari ancaman kekeringan yang diprediksi akan melanda wilayah tersebut mulai Mei 2026. Mengingat pentingnya sektor pertanian bagi ketahanan pangan dan ekonomi lokal, Bupati Berau bersama dinas terkait mengintensifkan upaya mitigasi demi menjaga produktivitas petani.

Berikut rangkaian program utama yang akan dijalankan:

  • Peningkatan Infrastruktur Irigasi: Pemerintah daerah berencana memperluas jaringan kanal, memperbaiki pompa air, serta membangun waduk mikro untuk menampung air hujan yang dapat dialirkan ke lahan pertanian pada musim kering.
  • Penyediaan Benih Toleran Kekeringan: Dinas Pertanian akan mendistribusikan varietas padi, jagung, dan kacang tanah yang telah terbukti lebih tahan terhadap kondisi tanah kering.
  • Penerapan Sistem Pertanian Cerdas: Petani akan dilatih menggunakan sensor tanah dan aplikasi monitoring cuaca untuk mengoptimalkan penggunaan air dan pemupukan.
  • Program Penanaman Pohon Peneduh: Penanaman pohon kelapa sawit dan bakau di sekitar lahan pertanian diharapkan dapat menurunkan suhu tanah serta memperlambat evaporasi.
  • Pembentukan Tim Respons Dini: Tim gabungan BAPPEDA, Dinas Pertanian, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah akan memantau indikator kekeringan dan mengaktifkan bantuan cepat bila diperlukan.

Selain itu, pemerintah berencana mengalokasikan anggaran khusus sebesar Rp 25 miliar untuk mendanai proyek-proyek tersebut, dengan sebagian dana berasal dari dana desa dan hibah pusat. Sosialisasi program akan dilakukan melalui pertemuan rutin di tiap kecamatan serta penyuluhan langsung di lapangan.

Para petani diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk meningkatkan ketahanan produksi, sekaligus mengurangi risiko kerugian akibat kekeringan. Dengan langkah-langkah terkoordinasi ini, Pemkab Berau bertekad menjaga stabilitas pasokan pangan regional menjelang musim kemarau 2026.