Frankenstein45.Com – 23 Mei 2026 | Pemerintah Kabupaten Bogor berhasil mencatatkan sejarah baru dengan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk layanan publik terlama selama 100 jam tanpa henti. Acara yang berlangsung pada tanggal 15‑16 Mei 2024 ini melibatkan ribuan warga, pelaku usaha, dan aparatur pemerintah setempat.
Rekor tersebut dicapai melalui serangkaian layanan terpadu yang meliputi perizinan usaha, pembuatan KTP, pengurusan KK, pelayanan kesehatan, hingga bantuan sosial. Seluruh proses dilaksanakan secara simultan di 12 loket yang tersebar di beberapa titik strategis Kabupaten Bogor, termasuk Balai Kota, kantor kecamatan, dan balai desa.
- Waktu pelaksanaan: 100 jam nonstop, dimulai pukul 08.00 WIB pada 15 Mei dan berakhir pukul 12.00 WIB pada 16 Mei.
- Jumlah layanan yang disediakan: lebih dari 30 jenis layanan publik.
- Partisipasi: lebih dari 12.000 warga mendapatkan pelayanan, dengan dukungan 250 petugas dan relawan.
Dalam sambutannya, Bupati Bogor, Dr. H. Ade Yasin, S.H., menekankan bahwa pencapaian ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat. Ia juga mengungkapkan harapan agar rekor ini dapat memotivasi daerah lain untuk berinovasi dalam penyediaan layanan publik.
Panitia pelaksana, yang dipimpin oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, menyatakan bahwa persiapan selama tiga bulan meliputi koordinasi lintas sektor, penyediaan infrastruktur IT, serta pelatihan intensif bagi petugas. Seluruh data pelayanan dicatat secara digital dan diaudit oleh tim independen untuk memastikan akurasi dan kepatuhan pada standar MURI.
Rekor ini tidak hanya meningkatkan citra Kabupaten Bogor di tingkat nasional, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi warga yang selama dua hari tiga malam dapat menyelesaikan berbagai urusan administratif tanpa harus menunggu lama. Pemerintah berencana menjadikan layanan 100‑jam ini sebagai program tahunan dengan penambahan layanan digital agar proses menjadi lebih cepat dan ramah lingkungan.




