Pemkab Gunungkidul Lakukan Normalisasi Sedimen Sungai untuk Atasi Banjir
Pemkab Gunungkidul Lakukan Normalisasi Sedimen Sungai untuk Atasi Banjir

Pemkab Gunungkidul Lakukan Normalisasi Sedimen Sungai untuk Atasi Banjir

Frankenstein45.Com – 15 April 2026 | Pada Selasa, 14 April 2024, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memulai program pengerukan sedimen di beberapa sungai utama wilayahnya. Program ini bertujuan mengurangi risiko banjir yang kerap melanda daerah tersebut, terutama pada musim hujan.

Tim teknis yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang melakukan survei terlebih dahulu untuk menentukan titik‑titik kritis dimana endapan sedimen menumpuk dan menghambat aliran air. Berdasarkan hasil survei, pengerukan difokuskan pada tiga sungai utama: Sungai Opak, Sungai Glagah, dan Sungai Nglipar.

  • Penggunaan mesin ekskavator berkapasitas besar untuk mengangkat sedimen hingga kedalaman 2–3 meter.
  • Penataan kembali bantaran sungai dengan vegetasi penahan erosi.
  • Pemasangan papan peringatan dan sistem peringatan dini bagi warga sekitar.

Anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini sebesar Rp 12 miliar, dibiayai dari APBD tahun 2024 serta bantuan dari Pemerintah Provinsi Yogyakarta. Pekerjaan diperkirakan memakan waktu tiga bulan, dengan target selesai pada akhir Juni 2024.

Selain mengurangi potensi banjir, normalisasi sedimen diharapkan dapat meningkatkan kualitas ekosistem sungai, mendukung kegiatan nelayan, serta membuka peluang pengembangan pariwisata berbasis alam.

Pemerintah Kabupaten menegaskan komitmennya untuk terus memantau kondisi sungai secara berkala dan melakukan perawatan lanjutan setelah pengerukan selesai, guna memastikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Gunungkidul.