Frankenstein45.Com – 15 Juni 2026 | Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mengumumkan rencana evaluasi terhadap kepala sekolah (kepsek) yang baru diangkat namun belum menunjukkan peningkatan signifikan dalam mutu pendidikan maupun inovasi pembelajaran.
Evaluasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan bahwa kepemimpinan sekolah dapat berkontribusi pada peningkatan hasil belajar siswa serta penerapan program-program baru yang relevan dengan kebutuhan era digital.
Berikut adalah beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam proses evaluasi:
- Penurunan atau stagnasi nilai rata‑rata rapor siswa selama satu tahun ajaran.
- Kurangnya program inovatif, seperti penggunaan teknologi informasi, pembelajaran berbasis proyek, atau kemitraan dengan industri lokal.
- Rendahnya partisipasi guru dan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dan kompetisi akademik.
- Ketidakmampuan dalam mengelola anggaran sekolah secara transparan dan akuntabel.
- Umpan balik negatif dari orang tua dan komunitas sekitar.
Pemkab Kuningan menegaskan bahwa kepala sekolah yang tidak memenuhi standar tersebut akan mendapatkan peringatan tertulis, dan bila tidak ada perbaikan dalam jangka waktu tiga bulan, dapat dikenakan sanksi penurunan jabatan atau penggantian.
Wakil Bupati Kuningan, Nama Wakil Bupati, menyatakan, “Kepemimpinan di tingkat sekolah sangat krusial untuk mencetak generasi yang kompetitif. Oleh karena itu, kami harus tegas dalam menilai kinerja kepsek demi tercapainya visi pendidikan berkarakter dan berdaya saing.”
Selain itu, pemerintah kabupaten akan menyediakan pelatihan dan pendampingan bagi kepsek yang menunjukkan potensi perbaikan, termasuk workshop tentang metodologi pembelajaran inovatif, manajemen keuangan sekolah, serta penguatan hubungan dengan dunia usaha dan industri.
Langkah ini diharapkan dapat memotivasi para kepala sekolah untuk lebih proaktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus memberikan sinyal kuat bahwa pemerintah daerah siap mendukung reformasi pendidikan di tingkat dasar dan menengah.




