Pemkot Ambon Siapkan Penataan Kawasan Pesisir melalui Pembangunan Pasar Batu Merah
Pemkot Ambon Siapkan Penataan Kawasan Pesisir melalui Pembangunan Pasar Batu Merah

Pemkot Ambon Siapkan Penataan Kawasan Pesisir melalui Pembangunan Pasar Batu Merah

Frankenstein45.Com – 09 April 2026 | Pemerintah Kota Ambon mengumumkan rencana penataan kawasan pesisir Teluk Ambon dengan membangun Pasar Batu Merah sebagai inti dari program “waterfront city“. Inisiatif ini diusung oleh Wali Kota Bodewin dan bertujuan mengubah area pantai menjadi pusat kegiatan ekonomi, sosial, dan pariwisata yang terintegrasi.

Penataan kawasan akan mencakup pembangunan fasilitas pasar modern, area parkir, ruang terbuka hijau, serta jalur pejalan kaki yang menghubungkan pasar dengan dermaga dan destinasi wisata sekitar. Desain pasar mengedepankan konsep ramah lingkungan dengan penggunaan material lokal dan sistem pengelolaan sampah yang terpusat.

Beberapa tujuan utama proyek ini antara lain:

  • Meningkatkan pendapatan pedagang lokal melalui fasilitas yang lebih representatif.
  • Mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dengan menyediakan tempat bersantai dan belanja bagi wisatawan.
  • Menata kembali kawasan pesisir yang selama ini kurang terpakai menjadi ruang publik yang aman dan nyaman.
  • Mengurangi tekanan lingkungan dengan penerapan sistem drainase dan penghijauan yang tepat.

Anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah, dengan sumber pendanaan berasal dari APBD, dana hibah, dan kemitraan swasta. Pekerjaan konstruksi dijadwalkan dimulai pada kuartal ketiga 2024 dan diharapkan selesai pada akhir 2026.

Pelaksanaan proyek akan dikoordinasikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Masyarakat setempat diundang untuk berpartisipasi dalam forum konsultasi publik, guna memastikan bahwa desain akhir mencerminkan kebutuhan dan aspirasi warga Ambon.

Jika berhasil, Pasar Batu Merah diharapkan menjadi contoh model pengembangan pesisir yang dapat direplikasi di kota-kota lain di Maluku, sekaligus memperkuat citra Ambon sebagai kota pantai yang dinamis dan berkelanjutan.