Pemkot Bandung Gandeng UTB Buka Peluang Magang Besar-besaran untuk Mahasiswa, Cek Penempatannya
Pemkot Bandung Gandeng UTB Buka Peluang Magang Besar-besaran untuk Mahasiswa, Cek Penempatannya

Pemkot Bandung Gandeng UTB Buka Peluang Magang Besar-besaran untuk Mahasiswa, Cek Penempatannya

Frankenstein45.Com – 11 April 2026 | Pemerintah Kota Bandung (Pemkot Bandung) bekerja sama dengan Universitas Teknologi Bandung (UTB) meluncurkan program magang massal yang ditujukan bagi mahasiswa dari berbagai jurusan. Inisiatif ini bertujuan mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul dan talenta digital yang siap bersaing di era global 2026.

Program magang ini menawarkan kesempatan kerja praktik di sejumlah unit kerja Pemkot Bandung, termasuk Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Mahasiswa yang terpilih akan mendapatkan pengalaman langsung dalam proyek-proyek strategis, pelatihan soft skill, serta sertifikat resmi yang dapat memperkuat profil karier mereka.

Detail Program Magang

Komponen Keterangan
Durasi 3 hingga 6 bulan (tergantung unit kerja)
Kuota 500 mahasiswa per periode
Bidang Transportasi, Pendidikan, Teknologi Informasi, Pengelolaan Lingkungan, dll.
Insentif Uang saku, transportasi, asuransi, dan sertifikat
Penempatan Ditentukan berdasarkan jurusan dan minat mahasiswa

Persyaratan dan Cara Pendaftaran

  1. Mahasiswa aktif tahun 2024/2025 dari universitas terakreditasi.
  2. IPK minimal 3,00.
  3. Mengisi formulir online yang tersedia di portal resmi Pemkot Bandung.
  4. Melampirkan CV, transkrip nilai, dan surat rekomendasi dari dosen pembimbing.
  5. Melakukan seleksi administrasi, tes kompetensi, dan wawancara.

Pendaftaran dibuka mulai 1 Mei hingga 15 Juni 2024. Calon peserta dapat memantau hasil seleksi melalui website resmi Pemkot Bandung pada akhir Juni. Bagi yang lolos, proses orientasi dan penempatan akan dilaksanakan pada bulan Juli.

Program magang ini diharapkan tidak hanya menambah pengalaman kerja mahasiswa, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompetitif secara digital.