Frankenstein45.Com – 30 Juni 2026 | Pemerintah Kota Jayapura kembali menyelenggarakan Festival Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dipandang sebagai katalis utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi wilayah. Acara yang berlangsung selama tiga hari di Lapangan Sentra Kota ini berhasil menarik perhatian pedagang, konsumen, serta pelaku industri kreatif setempat.
Festival ini bertujuan mengoptimalkan potensi produk lokal, meningkatkan pendapatan para pelaku usaha kecil, serta membuka peluang kerja baru bagi masyarakat Papua. Selama periode berlangsung, lebih dari lima ratus usaha mikro dan kecil menampilkan beragam produk, mulai dari kerajinan tangan, kuliner tradisional, hingga inovasi teknologi sederhana.
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Peserta Usaha | 502 |
| Pengunjung | 12.345 |
| Omset Total | Rp 15,2 Miliar |
Wali Kota Jayapura, John Doe, menyatakan, “Festival UMKM bukan sekadar ajang pameran, melainkan wadah strategis yang menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat daya saing produk Papua di pasar nasional.” Ia menambahkan bahwa pemerintah berkomitmen meningkatkan dukungan berupa pelatihan, akses pembiayaan, dan promosi digital bagi pelaku usaha.
Data sementara menunjukkan bahwa rata‑rata pendapatan peserta meningkat hingga 30 % dibandingkan periode sebelum festival. Dampak positif ini berkontribusi pada pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Jayapura yang diproyeksikan naik 1,8 % pada kuartal pertama tahun ini.
Ke depan, Pemkot berencana menyelenggarakan festival serupa secara tahunan dengan menambah fitur pameran teknologi, kompetisi inovasi, serta kolaborasi dengan lembaga keuangan untuk memperluas akses modal bagi UMKM. Diharapkan inisiatif ini akan terus memperkuat ekosistem bisnis mikro di Papua dan menjadikan Jayapura sebagai model pengembangan ekonomi inklusif.




