Pemkot Jayapura Jaga Ekosistem Sagu Sebagai Penggerak Ekonomi
Pemkot Jayapura Jaga Ekosistem Sagu Sebagai Penggerak Ekonomi

Pemkot Jayapura Jaga Ekosistem Sagu Sebagai Penggerak Ekonomi

Frankenstein45.Com – 30 Juni 2026 | Pemerintah Kota Jayapura menegaskan kembali pentingnya ekosistem sagu dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian daerah. Sagu, yang telah menjadi makanan pokok masyarakat Papua selama berabad-abad, kini dijadikan fokus strategi pembangunan berkelanjutan.

Berikut adalah langkah-langkah utama yang telah dirancang oleh Pemkot Jayapura:

  • Penguatan lahan sagu tradisional melalui program revitalisasi lahan yang melibatkan masyarakat adat.
  • Penyediaan bibit sagu unggul dan pelatihan teknik budidaya modern untuk meningkatkan produktivitas.
  • Pembangunan fasilitas pengolahan sagu berskala mikro, termasuk pabrik pengering dan penggiling.
  • Pemasaran produk olahan sagu melalui jaringan distribusi lokal dan ekspor.
  • Pengawasan lingkungan untuk mencegah deforestasi dan menjaga kualitas tanah.

Data produksi sagu di Kabupaten Jayapura menunjukkan tren peningkatan sejak program revitalisasi dimulai pada tahun 2022:

Tahun Produksi Sagu (ton)
2022 1,200
2023 1,350
2024 (perkiraan) 1,500

Selain meningkatkan volume produksi, program ini juga menekankan nilai tambah. Produk olahan seperti tepung sagu, keripik, dan minuman tradisional kini diproduksi oleh koperasi lokal, membuka lapangan kerja baru bagi pemuda setempat.

Wali Kota menambahkan, kolaborasi dengan lembaga riset dan universitas akan terus dilakukan untuk mengembangkan varietas sagu yang lebih tahan terhadap perubahan iklim. Upaya ini sejalan dengan agenda nasional tentang ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi hijau.

Dengan strategi terintegrasi antara konservasi lingkungan, peningkatan produktivitas, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Pemkot Jayapura berharap ekosistem sagu dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.