Pemprov DKI targetkan 200 kg ikan sapu-sapu ditangkap di Jakarta Utara
Pemprov DKI targetkan 200 kg ikan sapu-sapu ditangkap di Jakarta Utara

Pemprov DKI targetkan 200 kg ikan sapu-sapu ditangkap di Jakarta Utara

Frankenstein45.Com – 17 April 2026 | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan target penangkapan 200 kilogram ikan sapu-sapu di wilayah Jakarta Utara selama tahun ini. Target ini menjadi bagian dari upaya mengendalikan populasi ikan invasif yang dapat merusak ekosistem perairan dan mengganggu kegiatan nelayan lokal.

Ikan sapu-sapu (Rasbora sp.) dikenal memiliki pertumbuhan cepat dan kemampuan beradaptasi tinggi, sehingga populasinya dapat melebihi batas alami. Keberadaannya yang berlebih dapat menurunkan kualitas air dan mempengaruhi keberlangsungan spesies ikan asli.

Berikut langkah‑langkah utama yang diambil oleh Dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta:

  • Penambahan armada patroli laut berbasis kapal cepat dan drone untuk pemantauan wilayah perairan Jakarta Utara.
  • Peningkatan koordinasi dengan aparat kepolisian serta Satpol PP dalam operasi penangkapan.
  • Penerapan sistem pelaporan masyarakat melalui aplikasi pengaduan daring, memungkinkan warga melaporkan keberadaan ikan sapu‑sapu secara real‑time.
  • Pengadaan fasilitas penampungan dan pengolahan hasil tangkapan sehingga ikan yang ditangkap dapat dimanfaatkan secara ekonomis, misalnya sebagai pakan ternak.

Target 200 kg diharapkan tercapai dalam tiga bulan pertama, dengan proyeksi penangkapan rata‑rata 20 kg per minggu. Jika target tercapai, diperkirakan akan mengurangi tekanan terhadap spesies ikan lokal sekitar 5 %.

Selain aspek lingkungan, program ini juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan yang selama ini mengalami penurunan hasil tangkapan akibat kompetisi dengan ikan sapu‑sapu. Pemerintah berjanji akan memberikan pelatihan pengolahan hasil tangkapan dan membuka pasar baru bagi produk olahan ikan.

Pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan, dan hasil evaluasi akan dilaporkan kepada publik pada akhir tahun 2026.