Frankenstein45.Com – 29 Mei 2026 | Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menyatakan bahwa serangkaian proyek penataan kawasan Rasuna Said akan selesai sebelum perayaan Hari Ulang Tahun DKI Jakarta. Penataan ini mencakup perbaikan jaringan jalan, sistem drainase, dan fasilitas transportasi umum yang selama ini menjadi sorotan publik karena tingkat kemacetan dan banjir yang sering terjadi.
Rasuna Said, yang dikenal sebagai salah satu pusat bisnis utama ibu kota, telah menjadi fokus pemerintah provinsi untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan kenyamanan pengguna. Berikut rangkaian utama yang direncanakan:
- Perluasan dan perbaikan jalan utama: Jalan Prof. Dr. Satrio dan Jalan Rasuna Said akan diperlebar, menambah lajur kendaraan serta jalur sepeda dan pejalan kaki.
- Peningkatan sistem drainase: Pembuatan saluran baru dan revitalisasi jaringan kanal yang ada untuk mengurangi risiko banjir pada musim hujan.
- Integrasi transportasi publik: Pengembangan halte bus rapid transit (BRT) baru, penambahan stasiun MRT, serta penyediaan area park-and-ride bagi pengguna kendaraan pribadi.
- Revitalisasi ruang publik: Penataan kembali taman, trotoar, dan area komersial agar lebih ramah pejalan kaki serta mendukung aktivitas ekonomi lokal.
Anggaran yang dialokasikan untuk seluruh rangkaian proyek diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah, dengan sebagian besar dana berasal dari APBD DKI Jakarta serta dukungan sektor swasta melalui skema kemitraan publik‑swasta (KPS). Pemerintah menargetkan penyelesaian fase‑awal, yaitu perbaikan jalan dan drainase, pada kuartal ketiga 2025, sementara integrasi transportasi publik dijadwalkan selesai menjelang perayaan HUT DKI yang akan datang.
Manfaat yang diharapkan meliputi penurunan waktu tempuh perjalanan, pengurangan tingkat kemacetan hingga 30 %, serta penurunan frekuensi banjir di area sekitar. Selain itu, penataan ruang publik diharapkan meningkatkan nilai properti dan menarik investasi baru ke kawasan bisnis tersebut.
Chico Hakim menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor, termasuk Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, dan Badan Pengelola Transportasi DKI, telah dioptimalkan untuk memastikan pelaksanaan tepat waktu. Pemerintah juga membuka ruang partisipasi publik melalui forum konsultasi daring, sehingga warga dapat memberikan masukan terkait prioritas dan desain akhir.
Jika semua rencana berjalan sesuai jadwal, Rasuna Said akan menjadi contoh kawasan urban yang terintegrasi, ramah lingkungan, dan berdaya saing tinggi, sekaligus menjadi warisan infrastruktur yang dapat dirayakan bersama masyarakat Jakarta pada hari perayaan HUT DKI yang akan datang.




