Frankenstein45.Com – 22 April 2026 | Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) bersama pengurus daerah menegaskan komitmen mereka dalam memperkuat ekosistem olahraga panjat tebing di seluruh Indonesia. Sekretaris Umum Pengurus Pusat, Wahyu Pristiawan Buntoro, menyampaikan bahwa sinergi antara tingkat pusat dan daerah menjadi kunci utama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan atlet, pelatih, dan fasilitas memadai.
Beberapa langkah strategis yang telah direncanakan meliputi:
- Penyusunan standar pelatihan dan sertifikasi pelatih yang terintegrasi secara nasional.
- Pembangunan dan renovasi arena panjat tebing yang memenuhi standar keamanan internasional, khususnya di provinsi dengan potensi tinggi.
- Penyelenggaraan kompetisi tahunan mulai dari level lokal hingga nasional untuk meningkatkan eksposur atlet muda.
- Kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam program edukasi keamanan dan kesehatan bagi peserta olahraga.
- Pembentukan program beasiswa bagi atlet berprestasi yang kurang mampu secara finansial.
Selain itu, FPTI berupaya menggalang dukungan dari sektor swasta untuk menyediakan peralatan dan fasilitas latihan yang modern. Upaya ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap olahraga panjat tebing, khususnya di daerah yang belum memiliki arena resmi.
Wahyu menekankan pentingnya keterlibatan komunitas lokal dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program. “Kami ingin setiap daerah merasa menjadi bagian dari gerakan ini, sehingga ekosistem yang terbentuk bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga jaringan dukungan yang solid,” ujarnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, FPTI berharap dapat mencetak atlet berkelas dunia, meningkatkan partisipasi publik, serta menjadikan panjat tebing sebagai salah satu olahraga yang digemari di Indonesia.




